kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.991   32,00   0,18%
  • IDX 5.842   -60,66   -1,03%
  • KOMPAS100 771   -11,37   -1,45%
  • LQ45 585   -4,09   -0,69%
  • ISSI 199   -2,21   -1,09%
  • IDX30 334   -1,47   -0,44%
  • IDXHIDIV20 414   0,49   0,12%
  • IDX80 87   -0,91   -1,03%
  • IDXV30 110   -0,74   -0,67%
  • IDXQ30 108   0,31   0,29%

Covid-19 di AS kian parah, Gubernur Utah umumkan keadaan darurat


Senin, 09 November 2020 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Penyebaran virus corona di AS


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Gubernur negara bagian Utah di Amerika Serikat (AS), Gary Herbert, mengumumkan keadaan darurat baru untuk mengatasi kepadatan rumah sakit. Ini menjadi tanggapan terhadap tekanan selama berminggu-minggu pada jaringan rumah sakit di Utah karena lonjakan kasus virus corona baru.

"Karena tingkat infeksi Covid-19 yang mengkhawatirkan di negara bagian kami, malam ini saya mengeluarkan keadaan darurat baru dengan beberapa perubahan kritis pada tanggapan kami," kata Herbert di akun Twitter miliknya pada Minggu (8/11).

"Perubahan ini tidak mematikan ekonomi kita, tetapi mutlak diperlukan untuk menyelamatkan nyawa dan kapasitas rumah sakit," katanya.

Herbert menambahkan, seluruh negara bagian ditempatkan di bawah mandat untuk menggunakan masker sampai pemberitahuan lebih lanjut. Di samping itu, pertemuan sosial biasa dibatasi hanya untuk rumah tangga selama dua minggu ke depan.

"Semua kegiatan ekstrakurikuler ditunda," lanjut dia.

Baca Juga: Kasus corona global akhirnya tembus 50 juta, Oktober jadi bulan terburuk

Hingga saat ini, Utah mencatatkan total infeksi virus corona sebanyak 132.621 kasus dengan 659 kematian sejak pandemi dimulai. 

Sementara itu, menurut perhitungan Reuters, jumlah total infeksi virus corona di Negeri Paman Sam pun sudah melewati 10 juta pada Minggu malam

Selanjutnya: Trump kalah dari Biden, Taiwan kini ketar-ketir soal nasibnya melawan China




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×