kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Covid-19 telah membuat Amerika bertekuk lutut


Rabu, 24 Juni 2020 / 13:17 WIB
ILUSTRASI. Warga New York beraktivitas di luar ruangan. REUTERS/Jeenah Moon


Sumber: CNN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Dan kita akan kembali ke titik sebelumnya," tambahnya.

Melansir CNN yang mengutip data Johns Hopkins University, secara nasional, lebih dari 2,3 juta orang telah terinfeksi virus corona, dan hampir 121.000 orang telah meninggal.

Baca Juga: WHO peringatkan fase bahaya pandemi corona, ini kata epidemiolog

"Beberapa minggu ke depan akan menjadi masa kritis dalam kemampuan kita untuk mengatasi pembedahan yang kita lihat di Florida, di Texas, di Arizona dan di negara-negara lain - mereka bukan satu-satunya yang mengalami kesulitan," kata Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, Dr. Anthony Fauci.

Selama kesaksian Fauci dalam persidangan hari Selasa, pakar penyakit menular top AS itu mengimbau kepada semua warga Amerika, agar:

"Rencana A: Jangan ikut keramaian. Rencana B: Jika kamu melakukannya, pastikan kamu memakai masker."




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×