kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Covid-19 telah membuat Amerika bertekuk lutut


Rabu, 24 Juni 2020 / 13:17 WIB
ILUSTRASI. Warga New York beraktivitas di luar ruangan. REUTERS/Jeenah Moon


Sumber: CNN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Dr. Robert Redfield, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan, Covid-19 telah membuat AS bertekuk lutut.

Melansir CNN, Redfield memprediksi, AS akan menghabiskan dana sekitar US$ 7 triliun akibat serangan satu virus kecil. "Kita semua telah melakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan untuk mengatasi virus ini," kata Redfield dalam sidang Komite Energi dan Perdagangan House, Selasa (23/6/2020).

Redfield mengeluarkan pernyataan ini setelah setengah dari negara bagian AS mengalami lonjakan infeksi dalam kasus virus corona. Dan, lonjakan itu bukan hanya karena peningkatan pengujian.

Baca Juga: Dunia butuh persatuan, WHO: Politisasi pandemi telah memperburuk keadaan

Data yang dihimpun CNN menunjukkan, pada hari Selasa, 25 negara bagian telah mencatat tingkat kasus baru yang lebih tinggi dibandingkan dengan minggu lalu. Sebut saja Arizona, California, Colorado, Delaware, Florida, Georgia, Hawaii, Idaho, Kansas, Michigan, Mississippi, Missouri, Montana, Nevada, Nevada, Ohio, Oklahoma, Oregon, Carolina Selatan, Tennessee, Texas, Utah, Washington, Virginia Barat, Wisconsin dan Wyoming.

"Dan tidak ada negara bagian yang secara efektif beralih dari perintah tinggal di rumah ke model kesehatan masyarakat untuk pengujian, pelacakan, isolasi dan karantina," kata Dr. Richard Besser, mantan direktur pelaksana CDC AS.

Baca Juga: Dokter Italia: Virus corona sudah melemah dari harimau menjadi kucing liar

"Kami harus mencari cara untuk melakukan transisi itu dengan cara yang sukses, atau setiap negara bagian yang melakukan pembukaan kembali - bahkan mereka yang telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam meredam penyebaran virus ini - akan melihat kenaikan yang cukup dramatis," kata Besser kepada CNN Selasa.

"Dan kita akan kembali ke titik sebelumnya," tambahnya.

Melansir CNN yang mengutip data Johns Hopkins University, secara nasional, lebih dari 2,3 juta orang telah terinfeksi virus corona, dan hampir 121.000 orang telah meninggal.

Baca Juga: WHO peringatkan fase bahaya pandemi corona, ini kata epidemiolog

"Beberapa minggu ke depan akan menjadi masa kritis dalam kemampuan kita untuk mengatasi pembedahan yang kita lihat di Florida, di Texas, di Arizona dan di negara-negara lain - mereka bukan satu-satunya yang mengalami kesulitan," kata Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, Dr. Anthony Fauci.

Selama kesaksian Fauci dalam persidangan hari Selasa, pakar penyakit menular top AS itu mengimbau kepada semua warga Amerika, agar:

"Rencana A: Jangan ikut keramaian. Rencana B: Jika kamu melakukannya, pastikan kamu memakai masker."




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×