kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45938,93   0,00   -0.00%
  • EMAS932.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

CPI inti Tokyo naik dalam laju tercepat lebih dari setahun


Jumat, 26 November 2021 / 07:50 WIB
CPI inti Tokyo naik dalam laju tercepat lebih dari setahun
ILUSTRASI. Inflasi inti Tokyo di bulan November capai 0,3% secara tahunan

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga konsumen inti di Tokyo naik pada laju tercepat dalam lebih dari setahun pada bulan November. Inflasi ini terjadi karena biaya listrik dan bahan bakar melonjak akibat lonjakan harga energi global dan biaya menginap yang juga terkerek.

Kenaikan harga menyoroti kemungkinan inflasi nasional akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang karena tekanan dari kekurangan bahan baku secara bertahap diteruskan ke pengecer lalu ke konsumen.

Jumat (26/11), berdasarkan data pemerintah, indeks harga konsumen (CPI) inti untuk ibukota Jepang itu, yang mencakup produk minyak tetapi tidak termasuk harga makanan segar, naik 0,3% secara tahunan pada bulan November.

Itu menandai kenaikan tahunan tercepat sejak Juli tahun lalu, ketika CPI naik 0,4%. Walau begitu, realisasi ini masih sedikit lebih lemah dari perkiraan pasar dengan rata-rata kenaikan 0,4%.

Baca Juga: Belanja Jasa Naik, Jepang Kerek Proyeksi Konsumsi Untuk Pertama Kali Dalam 13 Bulan

Indeks Tokyo, yang dianggap sebagai indikator utama tren harga nasional, didorong oleh lonjakan harga energi secara tahunan yang terbesar dalam lebih dari delapan tahun serta kenaikan biaya bahan bakar tercepat dalam lebih dari empat dekade.

Hal ini juga dipengaruhi oleh kenaikan biaya akomodasi yang mencapai 57,6% yoy, yang terkerek oleh efek dasar yang rendah dari berbagai diskon terkait perjalanan yang ditawarkan oleh pemerintah pada tahun lalu.

Harga tuna dan ikan segar lainnya juga naik, kemungkinan karena melonjaknya biaya bahan bakar serta permintaan domestik yang lebih kuat, kata seorang pejabat pemerintah, meskipun mereka tidak termasuk dalam indeks harga konsumen inti.

Inflasi konsumen nasional di Jepang hampir tidak meningkat bahkan ketika ekonomi utama lainnya, seperti Amerika Serikat, mengkhawatirkan risiko inflasi yang terlalu tinggi setelah ekonomi mereka dibuka dari penguncian yang disebabkan oleh pandemi.

Selanjutnya: IDC AMSI 2021: Digital Mempercepat Adaptasi dan Transformasi Kesehatan!




TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×