kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Daging babi dorong laju inflasi China hingga 4,5%, tercepat sejak Januari 2012


Selasa, 10 Desember 2019 / 12:10 WIB
ILUSTRASI. Penjualan daging babi di sebuah supermarket di Beijing, China, 11 April 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Laju inflasi China pada November lalu melesat 4,5% secara year on year. Ini merupakan laju tercepat sejak Januari 2012, mengalahkan ekspektasi analis sebesar 4,2% dan kenaikan di Oktober 3,8%.

Pendorong kenaikan indeks harga konsumen China bulan lalu sebagian besar adalah lonjakan harga daging babi dan daging lainnya akibat demam babi Afrika membunuh separuh lebih populasi babi di Tiongkok.

Harga daging babi di tingkat grosir pada November sebetulnya menurun dari bulan sebelumnya, tapi tetap naik dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. 

"Harga daging babi pada November 2019 naik lebih dari dua kali lipat dibanding November 2018," kata Biro Pusat Statistik China, Selasa (10/12), seperti dikutip Reuters.

Analis memperkirakan, permintaan daging babi akan tetap tinggi karena China bersiap untuk merayakan Tahun Baru Imlek, yang merupakan periode puncak konsumsi untuk daging. 




TERBARU

[X]
×