kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.077   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.141   49,46   0,81%
  • KOMPAS100 805   8,77   1,10%
  • LQ45 613   6,67   1,10%
  • ISSI 212   1,89   0,90%
  • IDX30 345   3,70   1,08%
  • IDXHIDIV20 425   2,67   0,63%
  • IDX80 92   1,08   1,19%
  • IDXV30 116   0,40   0,35%
  • IDXQ30 110   1,02   0,94%

Daging babi dorong laju inflasi China hingga 4,5%, tercepat sejak Januari 2012


Selasa, 10 Desember 2019 / 12:10 WIB
ILUSTRASI. Penjualan daging babi di sebuah supermarket di Beijing, China, 11 April 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Pekan lalu, Kementerian Keuangan China mengumumkan keringanan tarif impor untuk beberapa pembelian daging babi dan kedelai dari Amerika Serikat (AS).

Kenaikan harga di tingkat konsumen jelas menambah pusing para pembuat kebijakan di China, yang sedang berlomba untuk memenuhi target pertumbuhan tahunan karena ekonomi terbesar kedua di dunia itu melambat ke ujung bawah kisaran 6%-6,5% untuk 2019.

Namun, infasi inti November tetap jinak di kisaran 1,4%, lebih rendah dari bulan sebelumnya di angka 1,5%. Untuk tahun ini, China memasang target inflasi sebesar 3%. Tapi, tampaknya target itu bakal meleset.

Goldman Sachs mengatakan dalam sebuah catatan baru-baru ini, target inflasi China untuk tahun depan kemungkinan akan dinaikkan dari level 3%. Ini karena inflasi tahun ini kemungkinan berada di kisaran 4%-5%.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×