kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dampak Krisis Demografi, China Akan Menaikkan Batas Usia Pensiun Pekerja


Rabu, 15 Maret 2023 / 13:05 WIB
Dampak Krisis Demografi, China Akan Menaikkan Batas Usia Pensiun Pekerja
ILUSTRASI. Warga?mengantre di pusat pengujian penyakit Covid-19 di Tuen Mun, Hong Kong, China, Rabu (12/1/2022). REUTERS/Tyrone Siu


Sumber: Global Times,Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Perdana Menteri China yang baru, Li Qiang, pada hari Senin (13/3) mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan studi dan analisis yang ketat untuk meluncurkan kebijakan dengan hati-hati.

Bukan tanpa alasan, tekanan pada anggaran pensiun telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menciptakan lebih banyak urgensi bagi pembuat kebijakan untuk mengatasi situasi tersebut.

Para ahli demografi dan ekonom mengatakan bahwa sistem pensiun saat ini tidak berkelanjutan dan perlu direformasi. Sistem yang ada saat ini sangat bergantung pada tenaga kerja aktif yang jumlahnya berkurang untuk membayar para pensiunan.

Mengutip Reuters, saat ini para pensiunan akan mendapatkan pesangon yang disubsidi oleh lima pekerja aktif. 

Di bawah kebijakan itu, 11 dari 31 yurisdiksi tingkat provinsi China mengalami defisit anggaran pensiun. Sistem pensiun bahkan diprediksi akan kehabisan uang pada tahun 2035.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×