kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Dari lahan parkir, kini nenguasai kantor mewah di Hong Kong (3)


Sabtu, 14 September 2019 / 09:05 WIB

Dari lahan parkir, kini nenguasai kantor mewah di Hong Kong (3)

KONTAN.CO.ID - Sukses membangun lahan parkir hingga 3.000 tempat, Rita Tong Liu melirik potensi bisnis properti lain. Liu mulai melihat potensi bisnis gedung perkantoran. Apalagi harga sewa perkantoran di Hong Kong cukup tinggi. Liu mulai memburu gedung-gedung perkantoran mewah. Hasilnya Liu mendapatkan cuan maksimal dengan menguasai banyak gedung perkantoran. Kekayaan wanita kelahiran Makau ini hingga September 2019 sudah berhasil menembus nilai US$ 4 miliar.

Sebagai miliarder, Rita Tong Liu memiliki banyak kisah kesuksesan. Namun di balik kesuksesannya, Liu merupakan wanita yang suka tantangan dan berani mengambil risiko.

Sejak terjun ke bisnis properti pada tahun 1976, mantan bankir ini pandai mengubah krisis menjadi peluang untuk memperbesar bisnisnya. Melalui perhitungan yang cermat dan penilaian risiko yang tepat telah mengubah Gael Well Group sebagai perusahaan properti terpandang di daratan Hong Kong.

Pada tahun 1990-an, investasi Liu di apartemen mewah sempat seret karena keuntungan yang diperoleh tidak seberapa tapi risikonya jauh lebih besar. Ketika itu China memperketat kredit sehingga bunga naik dan pinjaman menjadi lebih mahal. Hal ini menyusahkan pelanggan, yang mayoritas adalah perusahaan multinasional yang dibatasi anggaran ketat.

Dengan kondisi keuangan pas-pasan, dia mengalihkan investasi ke tempat parkir sebagai keputusan bijak. Mengingat nilai asetnya lebih murah, tapi menawarkan keuntungan lebih besar daripada bangunan tempat tinggal atau komersial. Pada tahun 2000-an ia menghabiskan uang untuk berinvestasi di lebih 3.000 tempat parkir.

Pandangan visioner Liu yang terfokus pada bisnis tempat parkir menunjukkan kemampuannya mengubah situasi yang tidak menguntungkan menjadi peluang. Sukses berbisnis parkir, wanita kelahiran Makau 71 tahun lalu ini tidak berpuas diri.


Reporter: Ferrika Sari
Editor: Tri Adi

Video Pilihan

Terpopuler

Close [X]
×