kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Darurat corona di Jepang membuat kota-kota besar jadi sunyi


Rabu, 08 April 2020 / 21:19 WIB
ILUSTRASI. Warga mengenakan masker di Jepang. Darurat corona di Jepang membuat kota-kota besar jadi sunyi senyap. REUTERS/Issei Kato TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada hari Selasa menyatakan keadaan darurat selama sebulan untuk Tokyo, Chiba, Kanagawa dan Saitama serta Osaka.

Begitu juga untuk Hyogo dan Fukuoka untuk menghentikan penyebaran virus corona setelah pertumbuhan yang mengkhawatirkan dalam kasus di daerah perkotaan.

Baca Juga: Korban meninggal akibat Covid-19 di New York telah lampaui tragedi 11 September 2001

Deklarasi tersebut, yang mencakup sekitar 56 juta orang, atau sekitar 45% dari total populasi negara itu, memungkinkan gubernur prefektur untuk mengambil langkah-langkah seperti menginstruksikan warga untuk tinggal di rumah dan membatasi operasi sekolah dan fasilitas lainnya.

Walaupun tidak ada hukuman untuk warga yang tidak patuh.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×