kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Data S&P Global dan J.P. Morgan: Aktivitas Sektor Manufaktur Global Membaik


Rabu, 02 September 2026 / 03:40 WIB
Data S&P Global dan J.P. Morgan: Aktivitas Sektor Manufaktur Global Membaik
ILUSTRASI. Menurut publikasi S&P Global dan J.P. Morgan, PMI komposit global meningkat menjadi 52,3 pada Agustus, dari 52,1 pada Juli.(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - LONDON. Industri manufaktur global secara agregat menunjukkan penguatan pemulihan per Agustus 2026. Ini terlihat dari J.P. Morgan Global Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI), indeks komposit yang disusun J.P. Morgan dan S&P Global Market Intelligence bersama ISM dan IFPSM.

Menurut publikasi S&P Global dan J.P. Morgan, Selasa (1/9/2026), PMI komposit global meningkat menjadi 52,3 pada Agustus, dari 52,1 pada Juli. Angka tersebut merupakan level tertinggi dalam tiga bulan, sekaligus menandai bulan ke-13 berturut-turut aktivitas manufaktur global berada di level ekspansi.

Global Economist J.P. Morgan Maia Crook mengatakan, penguatan PMI produksi manufaktur global menunjukkan sektor industri dunia masih memiliki momentum pertumbuhan. “PMI output manufaktur global J.P. Morgan naik 0,3 poin pada Agustus, kembali ke level yang menunjukkan kekuatan berkelanjutan di industri global,” kata Crook dalam rilis resmi, Selasa (1/9/2026).

Menurut dia, indikator yang berorientasi ke depan juga menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan pesanan baru kembali menguat dan mendekati level tertinggi sebelumnya, mengindikasikan permintaan masih mengalami peningkatan.

Baca Juga: AS Minta G20 Naikkan Hambatan Dagang China, Perang Tarif Mengintai

“Pesanan baru kembali meningkat mendekati level tertingginya baru-baru ini, menunjukkan peningkatan permintaan yang berkelanjutan, sementara PMI output masa depan kembali ke level Mei,” imbuh Crook.

Kelima komponen PMI berada pada level yang menunjukkan perbaikan kinerja operasional sektor manufaktur secara keseluruhan. Selain produksi, pesanan baru dan tenaga kerja meningkat. Sementara persediaan pembelian bertambah dan waktu pengiriman pemasok kembali memanjang.

Ekspansi terutama terjadi di tiga kelompok industri, yakni barang konsumsi, barang antara, dan barang investasi. Percepatan pertumbuhan terutama berasal dari sektor barang konsumsi. Sementara itu, laju pertumbuhan produksi barang antara dan barang investasi justru melambat.

Dari 32 negara yang menyediakan data PMI untuk Agustus, 20 negara mencatat peningkatan produksi. Di antara kawasan industri utama, pertumbuhan produksi terjadi di China daratan, Amerika Serikat, kawasan euro, Jepang, Inggris, India, dan Korea Selatan.

Sebaliknya, produksi mengalami kontraksi di sejumlah negara, termasuk Brasil, Italia, Spanyol, Polandia, Meksiko, dan Rusia.

Baca Juga: AS Berencana Jatuhkan Sanksi Perbankan ke Iran Pekan Ini, Ketegangan Memanas

Penguatan manufaktur global juga tercermin dari sisi permintaan. Pertumbuhan pesanan baru meningkat ke level tertinggi dalam tiga bulan pada Agustus. Kenaikan permintaan terjadi pada ketiga kelompok barang, yakni barang konsumsi, barang antara dan barang investasi.

Perdagangan internasional juga mulai menunjukkan perbaikan. Pesanan ekspor baru kembali tumbuh untuk pertama kalinya sejak April, sekaligus mencatat laju pertumbuhan tercepat dalam enam bulan. China daratan, Jepang, dan kawasan euro termasuk kawasan industri besar yang mencatat kenaikan pesanan ekspor baru.

Namun, kinerja ekspor kawasan Amerika Utara memburuk. Volume perdagangan, yang mencakup penjualan secara domestik maupun di luar kawasan Amerika Utara, turun di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Penguatan aktivitas manufaktur juga mulai memberikan dampak terhadap pasar tenaga kerja. Jumlah tenaga kerja di sektor manufaktur global meningkat pada Agustus dengan laju tercepat dalam tiga tahun.

Baca Juga: Manufaktur AS Solid, tetapi Permintaan dan Output Mulai Kehilangan Momentum

Amerika Serikat dan Jepang termasuk negara yang mencatat pertumbuhan lapangan kerja. Sementara itu, jumlah pekerja di sektor manufaktur China daratan tidak mengalami perubahan.

Membaiknya kondisi manufaktur turut mengangkat optimisme pelaku usaha. Kepercayaan dunia usaha terhadap prospek produksi mencapai level tertinggi sejak Februari, bersama dengan pencapaian sebelumnya pada periode tersebut.

Dengan meningkatnya produksi, pesanan baru dan tenaga kerja secara bersamaan, pemulihan sektor manufaktur global tampak semakin luas.

Laju kenaikan harga jual di tingkat pabrik juga melambat ke level terendah dalam enam bulan. Crook menilai, perlambatan tekanan harga menjadi salah satu perkembangan positif di tengah masih tingginya harga produk berbasis minyak bumi.

Secara keseluruhan, data Agustus memberikan sinyal bahwa pemulihan manufaktur global semakin mendapatkan momentum. PMI global yang bertahan di atas 50 selama 13 bulan berturut-turut, ditambah percepatan produksi, pesanan baru dan lapangan kerja, menunjukkan ekspansi industri tidak hanya bertahan tetapi mulai menguat.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×