Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, meluncurkan model AI terbaru DeepSeek-V4.1-Flash pada Kamis (10/9/2026). Model tersebut diklaim menjadi model paling kecil dalam keluarga arsitektur baru yang dikembangkan perusahaan.
Peluncuran DeepSeek-V4.1-Flash berlangsung ketika perusahaan mulai mempersiapkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Shanghai Stock Exchange melalui STAR Market, bursa yang berfokus pada perusahaan teknologi.
Reuters sebelumnya melaporkan bahwa DeepSeek tengah mempersiapkan langkah menuju IPO tersebut. Rencana pencatatan saham ini menjadi perkembangan penting bagi perusahaan AI China di tengah persaingan industri kecerdasan buatan yang semakin ketat.
Baca Juga: Trump Sebut Perang Iran Akan Berakhir Setelah Pemilu AS, Minyak Tembus US$100
Dalam pernyataannya, DeepSeek mengatakan model terbaru tersebut dirancang untuk meningkatkan sejumlah kemampuan utama, termasuk kecepatan inferensi, kapasitas pemrosesan atau throughput, serta kemampuan untuk dikembangkan ke model dengan skala yang lebih besar.
Model baru ini dirancang untuk kemampuan yang lebih besar, inferensi yang lebih cepat, throughput yang lebih tinggi, dan penskalaan ke model yang lebih besar.
Peluncuran DeepSeek-V4.1-Flash menambah perkembangan terbaru dalam upaya startup AI China tersebut untuk meningkatkan kemampuan model buatannya sekaligus memperkuat posisi di tengah kompetisi global industri AI.














