Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Raksasa teknologi China, Tencent, memperkenalkan versi pratinjau dari model kecerdasan buatan (AI) open source terbaru yang dirancang untuk menangani berbagai tugas kompleks, mulai dari rekayasa perangkat lunak, penelitian hingga analisis keuangan.
Mengutip Reuters, Jumat (28/8/2026), Tencent merilis model tersebut melalui Hugging Face, repositori yang banyak digunakan untuk berbagi dan mengembangkan model AI open source.
Model yang diberi nama Hy4 preview tersebut menggunakan desain mixture-of-experts (MoE) dengan total 770 miliar parameter. Namun, Tencent menyebut hanya sekitar 49 miliar parameter yang digunakan untuk setiap permintaan teks tertentu.
Pendekatan tersebut memungkinkan model memiliki kapasitas parameter yang sangat besar tanpa harus mengaktifkan seluruh parameter dalam setiap permintaan. Dengan demikian, penggunaan komputasi dapat lebih efisien dibandingkan model yang menjalankan seluruh parameter secara bersamaan.
Baca Juga: Bursa Saham Inggris Menguat, Investor Menanti Pidato Ketua The Fed di Jackson Hole
Tencent Integrasikan Hy4 dengan Produk AI
Tencent berencana mengintegrasikan model Hy4 ke dalam sejumlah produk yang dikembangkannya, termasuk CodeBuddy dan WorkBuddy.
CodeBuddy ditujukan untuk membantu kebutuhan pengembangan perangkat lunak, sementara WorkBuddy mendukung berbagai aktivitas pekerjaan dan produktivitas.
Meski demikian, Tencent mengingatkan bahwa Hy4 preview masih berada dalam tahap awal pengembangan. Model tersebut masih memiliki sejumlah keterbatasan ketika digunakan untuk menangani pertanyaan yang kompleks.
Tencent menyatakan, model versi awal itu terkadang membutuhkan waktu lebih lama dari yang seharusnya untuk memproses pertanyaan rumit. Model juga disebut dapat melakukan verifikasi berulang terhadap jawabannya sendiri.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Tencent masih melakukan penyempurnaan terhadap kemampuan penalaran dan efisiensi model sebelum teknologi tersebut digunakan secara lebih luas.
Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Dibuka? Iran Siapkan Syarat untuk Pulihkan Jalur Pelayaran
Persaingan AI China Semakin Ketat
Peluncuran Hy4 preview dilakukan ketika Tencent meningkatkan investasi di sektor AI. Perusahaan tersebut menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar AI China, yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat dengan kehadiran berbagai perusahaan teknologi dan startup.
Tencent sebelumnya telah memperkuat portofolio AI melalui keluarga model Hunyuan. Pada April 2026, perusahaan meluncurkan model bahasa besar atau large language model (LLM) Hunyuan 3.0.
Peluncuran tersebut menjadi salah satu langkah besar Tencent dalam mengembangkan teknologi AI generatif dan model bahasa berskala besar.
Pengembangan AI Tencent juga mendapatkan dorongan setelah perusahaan merekrut mantan peneliti OpenAI, Yao Shunyu, untuk memimpin pengembangan platform AI perusahaan.













