kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Deputi PM Turki: Mimpi buruk sudah berakhir


Selasa, 19 Juli 2016 / 05:55 WIB
Deputi PM Turki: Mimpi buruk sudah berakhir


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

ISTANBUL. Meski digagalkan, upaya kudeta oleh sekelompok militer Turki menimbulkan kesan traumatis bagi warga Turki.

Deputi Perdana Menteri Turki Mehmet Simsek kepada CNBC mengatakan, kejadian pada akhir pekan lalu laksana mimpi yang sangat buruk. Namun, dia juga bilang, mimpi buruk itu sudah berakhir dan segala sesuatu di Turki sudah kembali normal.

"Aktivitas kami kembali pulih dengan cepat. Pasar domestik berfungsi cukup efisien," jelas Simsek.

Sejak upaya kudeta yang terjadi pada Jumat (15/7) lalu, pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan langsung melakukan upaya pembersihan di tubuh militer dan pemerintah. Hasilnya, 6.000 orang militer dan hakim ditahan.

"Enam ribu orang dalam sehari ditahan di Turki. Tidak terbayangkan," jelas pensiunan Adm. James Stavridis yang juga mantan komandan NATO. Menurut Stavridis, aksi Erdogan sudah terlalu jauh.

Merespon kecemasan Stavridis dan pihak lainnya, Simsek bilang penahanan tersebut sudah sesuai dengan aksi yang mereka lakukan. "Turki merupakan negara hukum. Mereka harus menghadapi keadilan. Sehingga hukum yang akan menentukan apa yang akan terjadi selanjutnya," imbuh Simsek.

Simsek juga yakin, pelemahan ekonomi Turki hanya akan berlangsung untuk jangka pendek.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×