kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.153   -6,00   -0,03%
  • IDX 5.097   39,78   0,79%
  • KOMPAS100 657   5,57   0,85%
  • LQ45 518   2,72   0,53%
  • ISSI 170   0,84   0,50%
  • IDX30 291   1,43   0,49%
  • IDXHIDIV20 391   -0,27   -0,07%
  • IDX80 76   0,57   0,76%
  • IDXV30 109   -0,28   -0,25%
  • IDXQ30 97   -0,51   -0,52%

Di Malaysia, vaksin Covid-19 tidak perlu halal


Kamis, 10 Desember 2020 / 11:00 WIB


Sumber: The Straits Times | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Kalaupun ada bahan yang tidak boleh, proses transformasi kimiawi akan membuatnya bersih dan halal," kata Mufti Perlis Mohd Asri Zainul Abidin dalam postingan Facebook usai menghadiri rapat komite Muzakarah pekan lalu.

Malaysia mencatat 959 kasus baru pada Rabu (9 Desember) dengan lima kematian. Ini membuat penghitungan kasus yang dikonfirmasi menjadi 76.265, sementara kematian mencapai 393.

Masalah halal di Malaysia bisa menjadi masalah yang sensitif, dan terkadang dapat meningkatkan ketegangan rasial.

Baca Juga: Bio Farma belum pastikan vaksin Covid-19 Sinovac aman untuk lansia 60 tahun ke atas

Sementara Muslim diwajibkan untuk memastikan makanan yang mereka konsumsi adalah halal, kasus sertifikat palsu atau proses produksi yang tidak higienis sering menjadi berita utama di Malaysia.

Industri halal Malaysia menyumbang 7,8% dari produk domestik bruto negara itu.

Selanjutnya: Amnesty: Negara kaya amankan vaksin corona hampir 3 kali lipat dari populasi mereka




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×