kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45786,44   -4,02   -0.51%
  • EMAS1.008.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.26%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Di sidang umum PBB, Trump tuduh Beijing melepaskan wabah ke dunia


Rabu, 23 September 2020 / 04:30 WIB
Di sidang umum PBB, Trump tuduh Beijing melepaskan wabah ke dunia


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Hubungan dingin Amerika dan China kini semakin menjadi perhatian dunia. Pasalnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan di depan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Selasa bahwa China harus bertanggung jawab karena telah "melepaskan" Covid-19 di dunia. Trump juga menuding Beijing telah "berbohong" dan menyalahgunakan platform PBB untuk memprovokasi konfrontasi.

Mengutip Reuters, sebelumnya, Presiden China Xi Jinping memberikan pidato virtual dengan nada damai di sidang umum PBB. Dia menyerukan peningkatan kerja sama atas pandemi dan menekankan bahwa China tidak berniat berperang "baik Perang Dingin atau perang panas dengan negara mana pun."

Namun Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun menolak tuduhan Trump terhadap China sebagai "tidak berdasar" dan mengatakan "kebohongan yang diulang ribuan kali masih merupakan kebohongan."

Trump dan Xi, pemimpin dua ekonomi terbesar dunia, menguraikan visi yang saling bersaing pada saat hubungan kedua negara telah jatuh ke level terburuk dalam beberapa dekade terakhir, di mana ketegangan virus corona yang memperburuk sengketa perdagangan dan teknologi.

Baca Juga: PBB: Virus corona adalah ancaman keamanan nomor satu dunia

Kali ini, Trump memfokuskan pidatonya untuk menyerang China.

Dia menuduh Beijing mengizinkan warganya untuk meninggalkan China pada tahap awal wabah untuk menginfeksi dunia sambil menutup perjalanan domestik.

"Kita harus meminta pertanggungjawaban bangsa yang melepaskan wabah ini ke dunia, China," katanya dalam sambutan yang direkam pada hari Senin dan disampaikan secara virtual di Majelis Umum karena pandemi.

"Pemerintah China, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)- yang secara virtual dikendalikan oleh China - secara keliru menyatakan bahwa tidak ada bukti penularan dari manusia ke manusia," katanya.

Baca Juga: Xi Jinping: China tidak berniat berperang dengan negara mana pun

"Kemudian, mereka dengan keliru mengatakan bahwa orang tanpa gejala tidak akan menyebarkan penyakit ... PBB harus meminta pertanggungjawaban China atas tindakan mereka."

Presiden Trump kemudian berjanji untuk segera mendistribusikan vaksin dan berkata: "Kami akan mengalahkan virus, dan kami akan mengakhiri pandemi."




TERBARU

[X]
×