kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Diduga berada di balik insiden ledakan di situs nuklir Iran, begini respons Israel


Minggu, 05 Juli 2020 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A display featuring missiles and a portrait of Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei is seen at Baharestan Square in Tehran, Iran September 27, 2017. Picture taken September 27, 2017. Nazanin Tabatabaee Yazdi/TIMA via REUTERS ATTENTION


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Tiga pejabat Iran yang berbicara kepada Reuters mengatakan mereka menduga sabotase dunia maya telah terjadi di Natanz, tetapi tidak memberikan bukti. Dua pejabat mengatakan Israel mungkin berada di belakangnya.

Sebuah artikel oleh kantor berita Iran, IRNA, membahas apa yang disebutnya kemungkinan sabotase oleh musuh-musuh seperti Israel dan Amerika Serikat, meskipun mereka berhenti menuduh baik secara langsung.

Pada 2010, virus komputer Stuxnet, secara luas diyakini telah dikembangkan oleh Amerika Serikat dan Israel, ditemukan setelah digunakan untuk menyerang Natanz.

Bulan lalu, menteri kabinet keamanan Israel Zeev Elkin mengatakan Iran telah berusaha untuk melancarkan serangan dunia maya terhadap sistem udara Israel pada bulan April.

Iran mengekang kerja nuklirnya dengan imbalan penghapusan sebagian besar sanksi global berdasarkan perjanjian 2015 dengan enam kekuatan dunia. Ini telah mengurangi kepatuhan sejak Amerika Serikat mundur pada 2018.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×