kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Diminta tambah modal, bank topang bursa Australia


Senin, 08 Desember 2014 / 15:19 WIB
Sejumlah turis asing mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm di Kuta Utara, Badung, Bali, Senin (29/5/2023). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/foc.


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Saham perbankan di Austrlia rally pada hari Senin (8/12). Kemarin, pemerintah Australia meminta perbankan untuk menigkatkan modal sampai ke "level kuat tak diragukan". 

Indeks bursa Australia, S&P/ASX 200 ditutup dengan penguatan 0,7% atau 37,38 poin ke level 5.372,71. 

Sektor finansial menjadi pendukung penguatan bursa, dengan kenaikan 0,88%. Saham-saham perbankan melaju 1,06%. 

Kemarin, pemerintah Australia meminta perbankan menambah modal, tak terkecuali empat bank terbesar. Keempat saham tersebut hari ini melaju di lantai bursa. 

National Australia Bank (NAB) ditutup dengan penguatan 1,76% menjadi A$ 32,97 per saham. NAB memimpin penguatan di bursa Australia. 

Commonwealth Bank Australia (CBA), bank dengan kapitalisasi terbesar di antara saham perbankan, ditutup dengan kenaikan 0,92% hari ini dan ditutup dengan harga A$ 82,39 per saham.

Begitu juga dengan Australia & New Zealand banking Group (ANZ) yang menguat 0,93% menjadi Rp 32,4 per saham dan Westpac Banking Corp (WBC) yang naik 1,03% menjadi 33,35 per saham.

Begitu juga dengan ANZ yang menguat 0,93% menjadi Rp 32,4 per saham dan Westpac Banking yang naik 1,03% menjadi 33,35 per saham.

Analis global menghitung, empat bank terbesar tersebut membutuhkan tambahan modal antara US$ 25 miliar - US$ 57 miliar. 


Berita Terkait



TERBARU

[X]
×