kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Diplomat top China: Beijing tak berniat menggantikan posisi Washington di dunia


Rabu, 03 Februari 2021 / 13:30 WIB
ILUSTRASI. Diplomat top China pada Selasa (2/2/2021) meminta Beijing dan Washington untuk mengembalikan hubungan ke jalur yang konstruktif. KONTAN/Fransiskus Simbolon/16/05/2019


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Yang, yang posisinya di Partai Komunis yang berkuasa memberinya pengaruh lebih dari menteri luar negeri, juga mendesak pemerintah Biden untuk tidak menyalahgunakan konsep keamanan nasional dalam perdagangan.

"Kami di China berharap bahwa Amerika Serikat akan bangkit di atas mentalitas ketinggalan zaman dari persaingan zero-sum, major-power dan bekerja dengan China untuk menjaga hubungan di jalur yang benar," katanya.

Yang menegaskan kembali bahwa China siap bekerja dengan Amerika Serikat untuk memajukan hubungan di sepanjang jalur tanpa konflik, tidak ada konfrontasi, saling menghormati, dan kerjasama yang saling menguntungkan.

Kata "kerjasama" muncul 24 kali dalam pidatonya. Dia menyarankan bahwa perusahaan-perusahaan AS dapat memperoleh sekitar US$ 22 triliun terkait ekspor ke China dalam dekade mendatang.

Selanjutnya: China berharap AS juga undang WHO untuk melakukan penelusuran asal usul virus corona




TERBARU

[X]
×