kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Dituduh bantu mata-mata China, Huawei siapkan US$ 2 miliar perkuat keamanan siber


Kamis, 20 Desember 2018 / 20:17 WIB
Dituduh bantu mata-mata China, Huawei siapkan US$ 2 miliar perkuat keamanan siber
ILUSTRASI. Gerai Huawei di Beijing


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Huawei Technologies menyiapkan dana US$ 2 miliar untuk lima tahun ke depan demi meningkatkan keamanan sibernya melalui penambahan jumlah pekerja dan peningkatan fasilitas laboratorium. Hal ini dilakukan mengingat ada kekhawatiran global terhadap jaringan Huawei yang disebut-sebut digunakan oleh mata-mata China.

Amerika Serikat misalnya, telah melarang operasi perusahaan China secara virtual di negaranya. Australia dan Selandia Baru juga melarang Huawei untuk membangun jaringan 5G di wilayahnya. Tidak ketinggalan, Prancis juga disebut-sebut tengah memasukkan peralatan Huawei ke daftar yang perlu diwaspadai.

Kemudian, pemerintah Jepang kabarnya tidak akan membeli perlatan dari Huawei. Bahkan, tiga operator teratas Jepang juga tidak akan menggunakan peralatan Huawei dan tidak mengadopsi teknologi 5G dari perusahaan pemasok peralatan telekomunikasi terbesar di dunia itu.

Pelaksana tugas Ketua (Rotating Chairman) Huawei Ken Hu mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah di seluruh dunia terkait pelarangan operasi perusahaannya. Ken menegaskan pemerintah China tidak memiliki pengaruh terhadap perusahannya. “Tanpa bukti faktual kami tidak menerima dan kami menentang tuduhan itu,” kata Ken, Selasa (18/12).

Menurut Ken, Huawei sudah mendapat lebih dari 25 kontrak komersial untuk 5G dan telah mengirimkan lebih dari 10.000 BTS teknologi baru tersebut. Dengan begitu, Huawei memproyeksi pendapatannya bisa melampaui US$ 100 miliar tahun ini atau naik 8,7% dari tahun lalu.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×