kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Dolar AS Stabil Rabu (29/4) Rabu, Tunggu Keputusan The Fed dan Konflik Iran


Rabu, 29 April 2026 / 08:24 WIB
Dolar AS Stabil Rabu (29/4) Rabu, Tunggu Keputusan The Fed dan Konflik Iran
ILUSTRASI. Forex - Dolar AS (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stabil pada perdagangan Rabu (29/4/2026), seiring investor menanti keputusan suku bunga bank sentral AS The Fed di tengah ketidakpastian geopolitik akibat konflik di Timur Tengah.

Melansir Reuters, Indeks dolar yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama tercatat bertahan di kisaran 98,57, mempertahankan penguatan tipis dari sesi sebelumnya.

Pergerakan mata uang cenderung terbatas, terutama karena likuiditas pasar Asia menurun akibat libur di Jepang.

Baca Juga: Perang Iran Jadi Beban Politik, Trump Dikabarkan Cari Jalan Keluar

Pasar kini fokus pada hasil rapat kebijakan The Fed yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan.

Namun, perhatian utama tertuju pada pandangan bank sentral terhadap dampak konflik Iran terhadap ekonomi global serta arah kepemimpinan Ketua The Fed, Jerome Powell.

“Pertanyaannya adalah apa yang akan dilakukan Powell, apakah ia akan mundur setelah masa jabatannya sebagai Ketua berakhir atau tetap bertahan sebagai gubernur,” ujar Carol Kong, analis mata uang di Commonwealth Bank of Australia.

Terhadap dolar AS, euro terakhir diperdagangkan di level US$1,1716, sementara poundsterling berada di US$1,3523. Keduanya cenderung menjauh dari level tertinggi yang sempat dicapai awal bulan ini.

Baca Juga: Goldman Sachs Larang Bankir Hong Kong Gunakan AI Anthropic, Ini Alasannya

Di sisi lain, dolar Kanada sedikit menguat ke level C$1,3676 menjelang keputusan suku bunga Bank of Canada yang juga dijadwalkan diumumkan pada hari yang sama.

Sentimen pasar masih dibayangi kebuntuan negosiasi antara AS dan Iran. Presiden AS Donald Trump dilaporkan tidak puas dengan proposal terbaru dari Teheran, sehingga memperkecil peluang tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat.

Kondisi ini menopang dolar sebagai aset safe haven, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global.

Sementara itu, yen Jepang masih tertekan di dekat level 160 per dolar AS, tepatnya di kisaran 159,55. Posisi ini membuat pelaku pasar waspada terhadap potensi intervensi pemerintah Jepang untuk menstabilkan mata uangnya.

Sebelumnya, Bank of Japan mempertahankan suku bunga namun memberikan sinyal potensi kenaikan di masa mendatang guna meredam tekanan inflasi akibat lonjakan harga energi.

Baca Juga: AS Ajukan Syarat untuk Bayar Tunggakan ke PBB, Minta Pengaruh China Dipangkas!

Di kawasan lain, dolar Australia bertahan di dekat level tertinggi dalam empat tahun terakhir di US$0,7187, menjelang rilis data inflasi domestik. Sementara dolar Selandia Baru menguat tipis ke US$0,5888.

Secara keseluruhan, pasar mata uang global masih bergerak hati-hati menunggu arah kebijakan moneter dan perkembangan geopolitik, yang menjadi faktor utama penentu pergerakan dalam jangka pendek.




TERBARU

[X]
×