kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.315   49,00   0,28%
  • IDX 7.106   33,56   0,47%
  • KOMPAS100 961   6,54   0,68%
  • LQ45 688   5,79   0,85%
  • ISSI 256   0,82   0,32%
  • IDX30 382   3,80   1,00%
  • IDXHIDIV20 468   4,86   1,05%
  • IDX80 108   0,81   0,76%
  • IDXV30 137   1,68   1,24%
  • IDXQ30 122   1,13   0,94%

Goldman Sachs Larang Bankir Hong Kong Gunakan AI Anthropic, Ini Alasannya


Rabu, 29 April 2026 / 08:17 WIB
Goldman Sachs Larang Bankir Hong Kong Gunakan AI Anthropic, Ini Alasannya
ILUSTRASI. ANTHROPIC-MYTHOS (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – Bank investasi global Goldman Sachs dilaporkan melarang karyawannya di Hong Kong menggunakan model kecerdasan buatan (AI) milik Anthropic, termasuk model Claude.

Kebijakan ini diungkap oleh Financial Times pada Selasa (28/4/2026), mengutip sumber yang mengetahui hal tersebut.

Baca Juga: AS Ajukan Syarat untuk Bayar Tunggakan ke PBB, Minta Pengaruh China Dipangkas!

Menurut laporan tersebut, akses terhadap model Claude telah diblokir bagi karyawan Goldman Sachs di Hong Kong sejak beberapa pekan terakhir.

Keputusan ini diambil setelah bank tersebut menafsirkan secara ketat kontraknya dengan Anthropic, usai berkonsultasi dengan perusahaan AI tersebut.

Hasilnya, Goldman Sachs menyimpulkan bahwa karyawannya di Hong Kong tidak diperkenankan menggunakan produk Anthropic dalam operasional mereka.

Seorang juru bicara Anthropic menyatakan bahwa model Claude sebenarnya tidak pernah secara resmi “didukung” untuk penggunaan di Hong Kong, namun menolak memberikan komentar lebih lanjut.

Baca Juga: AS Perintahkan Perusahaan Chip untuk Hentikan Pengiriman ke Produsen China Gua Hong

Langkah ini menjadi sorotan karena berbeda dengan kebijakan terhadap penyedia AI lainnya. Laporan tersebut menyebutkan bahwa pembatasan ini tidak berlaku untuk vendor lain seperti OpenAI, yang tetap dapat digunakan oleh karyawan Goldman di wilayah tersebut.

Sebagai catatan, penggunaan model AI seperti ChatGPT dan Claude memang telah dilarang di China daratan.

Namun, Hong Kong selama ini relatif berada di luar pembatasan tersebut, meskipun beberapa perusahaan teknologi menerapkan kebijakan penggunaan sendiri.

Keputusan Goldman Sachs mencerminkan meningkatnya kehati-hatian institusi keuangan global dalam mengadopsi teknologi AI, khususnya terkait kepatuhan regulasi, perlindungan data, dan risiko operasional lintas yurisdiksi.

Baca Juga: OPEC+ Tak Bubar, Tapi Kekuatan Kartel Mulai Luntur Usai UEA Angkat Kaki

Sebelumnya, Chief Information Officer Goldman Sachs Marco Argenti menyatakan bahwa perusahaan tengah bekerja sama dengan Anthropic untuk mengembangkan agen berbasis AI guna mengotomatisasi berbagai fungsi internal.

Namun, kebijakan terbaru ini menunjukkan adanya penyesuaian strategi dalam pemanfaatan AI, terutama di wilayah dengan sensitivitas regulasi dan geopolitik yang tinggi seperti Hong Kong.


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×