kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dolar Stabil, Harga Emas Asia Tak Banyak Perubahan


Kamis, 15 Januari 2009 / 14:55 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Di Asia, harga emas tak banyak mengalami perubahan hari ini. Pasalnya, nilai dolar masih stabil sebelum dilakukannya pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB). Banyak pihak memprediksi, ECB akan menurunkan suku bunga acuan setidaknya 0,5%.

Pada pukul 14.13 waktu Singapura, harga emas untuk pengantaran cepat diperdagangkan pada posisi US$ 812,15 per troy ounce. Sebelumnya, harga emas sempat melorot 0,5% menjadi US$ 807,83 per troy ounce. Sedangkan emas untuk pengantaran bulan Februari mengalami kenaikan sebesar 0,4% menjadi US$ 811,60 di Nymex.

Indeks Dolar di ICE Futures, juga tak banyak mengalami perubahan. Padahal kemarin, dolar sempat menyentuh level tertinggi dalam satu bulan seiring banyaknya investor yang mengejar surat utang AS yang memiliki imbal hasil tinggi. Meski demikian, “Harga emas masih cukup bertahan di bawah tekanan penguatan dolar,” jelas Dan Smith, Metals Analyst Standard Chartered Plc.

Smith menambahkan, di sisi lain, permintaan perhiasan juga mengalami tekanan akibat kenaikan harga yang disebabkan tingginya tingkat pengangguran dan perlambatan ekonomi global. “Tapi di satu sisi, penjualan emas oleh bank sentral mengalami penurunan tajam,” jelas Smith.

Salah satu pemicu lain yang menekan harga emas adalah penurunan harga minyak. Anjloknya harga minyak itu disebabkan adanya data yang dirilis oleh Pemerintah AS bahwa cadangan minyak Negeri Paman Sam itu melonjak ke level tertinggi dalam 16 bulan karena turunnya permintaan bahan bakar. Hari ini, harga minyak dunia turun 3,1% menjadi US$ 36,13 per barel.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×