kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Donald Trump dan Vladimir Putin mengobrol layaknya teman di bar


Senin, 15 Februari 2021 / 09:53 WIB
ILUSTRASI. Seorang sumber mengatakan, Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin terdengar seperti "dua teman mengobrol di bar". REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kel McClanahan, direktur eksekutif firma hukum Penasihat Keamanan Nasional (NSC), mengatakan hanya Biden yang berhak memutuskan apakah percakapan tersebut akan diakses atau tidak.

“Satu-satunya orang yang dapat mengklaim hak istimewa eksekutif di mana pun adalah presiden yang menjabat. Jadi secara harfiah tidak ada situasi, di mana mantan presiden dapat mencegah presiden yang sedang menjabat untuk melihat sesuatu," katanya kepada Politico.

Baca Juga: Akun Twitter Donald Trump dihapus dari platform selamanya

Tetapi tim NSC Trump dan Biden membahas serangkaian masalah selama transisi kekuasaan, sebuah proses yang dikonfirmasi oleh para pejabat berlangsung dengan sangat ketat.

Sebelum sumpah Biden, tim NSC Trump menyerahkan dokumen termasuk informasi intelijen dan laporan mengenai tindakan yang sedang berlangsung.

Trump mengakhiri masa jabatan pertamanya sebagai presiden AS ke-45 pada 20 Januari.

Selanjutnya: Kalah dengan China, AS kembangkan rudal hipersonik berkecepatan satu mil per detik!




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×