kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.175   9,00   0,05%
  • IDX 5.032   -65,62   -1,29%
  • KOMPAS100 648   -7,84   -1,19%
  • LQ45 512   -3,34   -0,65%
  • ISSI 169   -2,63   -1,54%
  • IDX30 288   -1,06   -0,37%
  • IDXHIDIV20 389   0,24   0,06%
  • IDX80 75   -0,77   -1,02%
  • IDXV30 108   0,91   0,85%
  • IDXQ30 97   -0,30   -0,31%

Donald Trump Teken UU Sanksi untuk Rusia


Sabtu, 19 September 2026 / 05:32 WIB
Donald Trump Teken UU Sanksi untuk Rusia
ILUSTRASI. Donald Trump (REUTERS/Callaghan OHare)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (18/9/2026), menandatangani rancangan undang-undang sanksi komprehensif terhadap Rusia menjadi undang-undang.

UU Ini membuka jalan bagi peningkatan tekanan ekonomi terhadap Rusia terkait invasinya ke Ukraina.

Undang-undang tersebut menyasar industri energi dan pertahanan Rusia, serta "armada bayangan" kapal tanker yang menghindari sanksi yang sudah ada, dengan tujuan memutus akses Moskow terhadap dana yang digunakan untuk membiayai perang melawan Ukraina.

Baca Juga: Pasar Saham Global Tertekan, Suku Bunga Tinggi dan Perang Timur Tengah Mengintai

Para kritikus mengatakan bahwa undang-undang ini—yang juga mengenakan tarif terhadap mitra dagang terbesar Rusia—dapat menimbulkan masalah bagi negara-negara lain jika mereka kelak menjadi sasaran Trump.

Sebabm undang-undang tersebut juga memberi wewenang kepada presiden untuk menerapkan tarif yang dapat berlaku jauh melampaui masa jabatannya.

Rancangan undang-undang tersebut, yang kini disebut "Undang-Undang Sanksi Rusia dan Iran Lindsey O. Graham Tahun 2026" untuk menghormati politisi Partai Republik asal South Carolina yang meninggal dunia pada bulan Juli, telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat pada hari Rabu dan oleh Senat AS bulan lalu.

Graham, yang dikenal sebagai tokoh garis keras terhadap Rusia, merupakan pendukung kuat undang-undang tersebut.

Baca Juga: India Terjepit Pilihan Sulit soal Impor Minyak Rusia di Tengah Ancaman Tarif AS


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×