CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Drone Ukraina Gempur 7 Kapal Rusia dalam Semalam, Targetkan Armada di Laut Hitam


Senin, 20 Juli 2026 / 14:39 WIB
Drone Ukraina Gempur 7 Kapal Rusia dalam Semalam, Targetkan Armada di Laut Hitam
ILUSTRASI. Serangan drone Rusia di Kyiv, Ukraina (Gleb Garanich/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - Ukraina mengklaim berhasil melancarkan serangan drone terhadap tujuh kapal Rusia dalam semalam di wilayah Laut Hitam dan Laut Azov.

Serangan tersebut disebut menjadi bagian dari upaya Kyiv untuk terus menekan kemampuan logistik dan operasional Rusia di kawasan tersebut.

Komandan Pasukan Sistem Nirawak Ukraina, Robert Brovdi, mengatakan sasaran serangan mencakup tiga kapal tanker dan empat kapal kargo.

Menurutnya, aksi tersebut menambah jumlah kapal Rusia yang telah diserang sepanjang Juli menjadi 183 unit.

Baca Juga: Drone Ukraina Serang Terminal Minyak dan Pangkalan Angkatan Laut di St Petersburg

"Semalam, tujuh kapal Rusia menjadi sasaran serangan drone kami," tulis Brovdi melalui Telegram pada Senin (20/7).

Selain menargetkan armada laut Rusia, Brovdi juga menyebut tujuh gardu induk listrik di Crimea yang diduduki Rusia ikut menjadi sasaran serangan.

Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Rusia mengenai klaim tersebut maupun informasi mengenai tingkat kerusakan dan kemungkinan korban akibat serangan.

Baca Juga: Rusia Gencarkan Serangan ke Pelabuhan Laut Hitam Ukraina, Tiga Orang Tewas

Serangan ini menunjukkan bahwa Ukraina terus mengintensifkan penggunaan drone untuk menyerang aset militer dan infrastruktur yang mendukung operasi Rusia, baik di wilayah perairan maupun di Crimea yang dianeksasi Moskow.




TERBARU

[X]
×