kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Duh, jumlah kasus corona di pusat penahanan pekerja migran ilegal Malaysia melonjak


Kamis, 21 Mei 2020 / 19:35 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi corona di Malaysia. Jumlah kasus corona di pusat penahanan pekerja migran ilegal Malaysia melonjak. REUTERS/Lim Huey Teng


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Noor Hisham mengatakan, 35 kasus positif termasuk 17 orang dari Myanmar, 15 dari India dan masing-masing satu orang dari Sri Lanka, Bangladesh dan Mesir.

Mereka ditahan sebelum Malaysia memberlakukan pembatasan pergerakan dan pembatasan bisnis pada 18 Maret, yang bertujuan menahan penyebaran pandemi.

Baca Juga: China siapkan triliunan dolar untuk dongkel AS sebagai penguasa teknologi global

Felipe Gonzalez Morales, Pelapor Khusus PBB tentang hak asasi migran mengatakan bahwa pendekatan Malaysia tidak membantu untuk mengekang pandemi virus corona.

"Kampanye penindasan dan kebencian saat ini sangat merusak upaya untuk memerangi pandemi di negara ini," katanya.




TERBARU

[X]
×