kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Duterte: Mau memakzulkan Saya? Saya akan jebloskan mereka ke penjara!


Jumat, 28 Juni 2019 / 15:45 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - MANILA. Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam lawan-lawannya akan dijebloskan ke penjara jika mereka mencoba memakzulkan dirinya. Termasuk kepada pejabat tinggi AS dan kelompok anggota parlemen Asia yang pada minggu ini Duterte menerapkan kekerasan terhadap kebebasan berpendapat.

Dilansir dari Reuters, Duterte melampiaskan kemarahannya pada Kamis malam waktu setempat di hadapan sejumlah wartawan. Sebelumnya sejumlah kritikus termasuk di antaranya mantan menteri luar negeri telah menyebut Duterte layak dimakzulkan.

"Saya akan dimakzulkan? Saya akan memenjarakan mereka semua, ” kata Duterte .

“Cobalah untuk melakukannya, dan aku akan menjebloskan mereka ke penjara," lanjutnya dengan diikuti umpatan.

Sebuah laporan yang terbit pada hari Selasa oleh Anggota Parlemen ASEAN untuk Hak Asasi Manusia mencaci pemerintahan Duterte karena ucapan dan perbuatannya dinilai sebagai ancaman dan retorika yang agresif. Selain itu ia pun dinilai berupaya untuk memberangus kritik.

Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet juga mengatakan bahwa ada risiko kekerasan yang sangat nyata bagi warga Filipina yang mengutarakan pendapatnya. 

Selain itu, Duterte juga dikritik kerana dinilai mengalah pada China. Padahal pada awal bulan ini, sebuah kapal nelayan Filipina ditenggelamkan oleh militer China padahal masih berada di  Zona Ekonomi Eksklusif Filipina.

Beberapa analis mengatakan tawaran China untuk memberi pinjaman infrastruktur dan janji investasi besar-besaran telah memenangkan hati Duterte.




TERBARU

[X]
×