kontan.co.id
banner langganan top
Jum'at, 28 Maret 2025 | : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.792.000   16.000   0,90%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.792.000   16.000   0,90%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.792.000   16.000   0,90%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Efek Kebijakan Trump, Wisatawan Eropa Ramai-Ramai Batalkan Liburan ke AS!


Selasa, 25 Maret 2025 / 17:37 WIB
Efek Kebijakan Trump, Wisatawan Eropa Ramai-Ramai Batalkan Liburan ke AS!
ILUSTRASI. Kebijakan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, semakin berdampak luas, termasuk dalam sektor pariwisata.. REUTERS/Andrew Kelly TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: USA Today | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LONDON & NEW YORK. Kebijakan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, semakin berdampak luas, termasuk dalam sektor pariwisata.

Sejumlah wisatawan dari Eropa kini mempertimbangkan kembali rencana perjalanan mereka ke AS, dengan banyak yang memilih destinasi alternatif seperti Kanada dan Meksiko.

Fenomena ini mencerminkan dampak politik terhadap industri perjalanan internasional dan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

Penurunan Minat Wisatawan Eropa ke AS

Menurut data dari U.S. National Travel and Tourism Office (NTTO), jumlah wisatawan dari Eropa Barat yang mengunjungi AS mengalami penurunan 1% pada Februari dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan terbesar terjadi pada wisatawan dari Slovenia (-26%), diikuti oleh Swiss dan Belgia. Sementara itu, kedatangan wisatawan dari Denmark turun 6% setelah sebelumnya meningkat 7% dalam periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Trump Bikin Geger Lagi! Terapkan Tarif 25% bagi Negara Pembeli Minyak Venezuela

Faktor utama di balik penurunan ini adalah kebijakan dan retorika Trump yang kontroversial. Salah satu contoh yang mencolok adalah pernyataan Trump terkait keinginannya untuk mengakuisisi Greenland, yang merupakan wilayah otonom Denmark.

Hal ini menimbulkan reaksi negatif di kalangan warga Denmark. Kim Kugel Sorenson, seorang warga Denmark, bahkan membatalkan perjalanannya ke California dan menghapus gambar bendera Amerika dari tato di tubuhnya untuk menghindari kesan pro-Amerika.

Kebijakan Imigrasi dan Dampaknya terhadap Pariwisata

Selain itu, kebijakan imigrasi yang lebih ketat juga menjadi faktor pendorong penurunan jumlah wisatawan Eropa ke Amerika Serikat. Inggris dan Jerman telah memperbarui saran perjalanan mereka ke AS, menyoroti aturan masuk yang semakin diperketat.

Beberapa warga Jerman bahkan mengalami penahanan di perbatasan AS, yang menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut mengenai kebijakan imigrasi Trump.

Baca Juga: Tarif Trump Segera Berlaku, tapi Penundaan Pungutan pada 2 April Picu Lonjakan Saham

Maria del Carmen Ramos, seorang pengacara imigrasi di firma hukum Shumaker, Loop & Kendrick, LLP, menyatakan bahwa perbatasan AS kini beroperasi dengan aturan yang lebih ketat dan memberikan diskresi lebih besar kepada petugas patroli perbatasan. "Situasi di perbatasan seperti Wild West, tanpa aturan yang jelas," ujarnya.

Kanada dan Meksiko Menjadi Destinasi Alternatif

Alih-alih berkunjung ke Amerika Serikat, wisatawan Eropa semakin banyak yang memilih Kanada dan Meksiko sebagai alternatif liburan mereka.

Timo Kohlenberg, CEO agen perjalanan Jerman America Unlimited, menyatakan bahwa Kanada mengalami lonjakan kunjungan dari wisatawan Jerman yang sebelumnya berencana pergi ke AS. "Kanada mengalami lonjakan wisata yang belum pernah terjadi sebelumnya," katanya.

Lonjakan wisata ke Eropa juga terlihat dari peningkatan pemesanan properti sewa liburan oleh warga Kanada sebesar 32% pada periode Juni hingga Agustus dibandingkan tahun sebelumnya, menurut Key Data, perusahaan analitik sewa jangka pendek.

Baca Juga: Donald Trump ‘Mengamuk’! Perang Dagang AS Kian Memanas

Dampak terhadap Industri Pariwisata AS

Menurut U.S. Travel Association, wisatawan asing biasanya menghabiskan tujuh hingga delapan kali lebih banyak dibandingkan wisatawan domestik AS. Dengan berkurangnya jumlah wisatawan dari Eropa, industri pariwisata AS berpotensi mengalami kerugian ekonomi yang signifikan.

Namun, perusahaan perjalanan besar seperti TUI tetap optimis terhadap pasar AS. Seorang juru bicara TUI menyatakan bahwa mereka masih mengantisipasi peningkatan jumlah wisatawan Jerman yang berlibur ke AS dibandingkan tahun sebelumnya, terutama untuk perjalanan ke kota-kota besar dan tur dengan kendaraan campervan.

Selanjutnya: Energi Mega Persada (ENRG) Raih Penjualan Neto US$ 467,43 Juta pada 2024

Menarik Dibaca: 8 Cara Menghadapi Anak Remaja yang Keras Kepala, Hindari Ultimatum!


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×