kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Efek The Fed Masih Kuat, Harga Bitcoin Sempat Jatuh ke Bawah US$ 20.000


Kamis, 01 September 2022 / 13:19 WIB
ILUSTRASI. Harga Bitcoin sempat jatuh ke US$ 19.000 pada Kamis (1/9/2022).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Harga Bitcoin sempat jatuh ke US$ 19.000 pada Kamis (1/9), sebelum kembali ke level psikologis US$ 20.000. 

Mengacu data CoinMarketCap pada Kamis (1/9), harga Bitcoin sempat menyentuh posisi US$ 19.955,35.

Tapi, pukul 13.07 WIB, harga Bitcoin balik ke level US$ 20.000, tepatnya US$ 20.056,44 tapi masih turun 1,84% dalam 24 jam terakhir.

Harga Bitcoin jatuh lebih dari 13% selama Agustus dan hampir 20% sejak pertengahan bulan lalu.

Penyebabnya, penyataan hawkish Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell pada 26 Agustus lalu.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Kembali Beri Peringatan Mengerikan tentang Kehancuran Pasar Ini

"The Fed berbicara keras, keras, keras, itulah sebabnya saham dan kripto jatuh," kata Glen Goodman, Konsultan Kripto di eToro, kepada CoinDesk TV.

Dia menyebut September sebagai "bulan paling kejam untuk pasar saham" sejak tahun 1950-an.

"Melihat grafik saham dan kripto yang berkorelasi, mereka terlihat bearish," ujarnya.

"Tetapim itu bukan kesimpulan bahwa kripto pasti akan turun ke level itu dan kemudian bahkan lebih rendah lagi," ungkap Goodman. 

"Ada harapan bahwa saham dan obligasi, (dan) kripto dapat berbalik," imbuh dia.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×