Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Aset investasi yang paling diuntungkan dari kemenangan Donald Trump adalah dollar Amerika Serikat (AS). Pasca kemenangan Trump, kurs dollar AS mencapai level tertingginya dalam empat bulan.
Indeks saham S&P 500 juga naik 2,51% ke rekor tertinggi. Saham berkapitalisasi kecil dan bank menjadi saham yang diuntungkan dari regulasi Trump. Maklum, saat kampanye, Trump berjanji menaikkan tarif impor, memotong pajak perusahaan dan mendorong investor berinvestasi di berbagai aset.
"Saham menjadi aset yang diuntungkan karena Trump akan memotong pajak perusahaan dan deregulasi di seluruh industri, ini positif bagi laba," kata Naomi Fink, Kepala Strategi Global Nikko Asset Management, dikutip Reuters.
Tapi obligasi pemerintah bakal tertekan karena investor beranggapan Trump akan mengubah arah kebijakan moneter. Dalam jangka panjang, Trump akan menaikkan tarif impor dan mengusir banyak imigran.
Kebijakan ini akan banyak butuh dana, sehingga berisiko memicu inflasi. "Jika Trump mampu melaksanakan agendanya, artinya ada defisit lebih besar, pemotongan pajak lebih besar dan inflasi lebih tinggi," kata David Kelly, Kepala Strategi global JPMorgan Asset Management.
Bitcoin juga menjadi aset yang moncer. "Kemenangan Trump kemungkinan berarti ada beberapa deregulasi, termasuk mencabut regulasi perbankan," kata BlackRock Investment Institute.
Bahkan investor makin rajin transaksi. Platform perdagangan ritel Robinhood Markets mencetak sesi perdagangan intraday terbesar sejak memperkenalkan opsi ini di Mei 2023. Total volume naik 11 kali lipat.
Selanjutnya: DAMRI Buka Rute Baru Palu-Gorontalo, Tarifnya Rp 200.000
Survei KG Media