kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS944.000 2,83%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ekonomi melandai, Bank sentral China memangkas suku bunga pinjaman jangka menengah


Selasa, 05 November 2019 / 10:11 WIB
Ekonomi melandai, Bank sentral China memangkas suku bunga pinjaman jangka menengah
ILUSTRASI. People's Bank of China.

Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Bank Sentral China memangkas suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah (medium term lending facility/MLF) untuk pertama kalinya sejak awal 2016 pada Selasa (5/11). Upaya ini dilakukan untuk menopang ekonomi yang melambat akibat melemahnya permintaan domestik maupun dari luar negeri.

Mengutip Reuters, Selasa (5/11), People's Bank of China dalam situs resminya menyatakan mereka menurunkan suku bunga pinjaman MLF satu tahun (CNMF1YRRP) sebesar 5 basis poin (bps) menjadi 3,25% dari sebelumnya sebesar 3,30%.

PBoC mengatakan telah menyuntikkan CNY 400 miliar (US$ 56,92 miliar) ke lembaga keuangan melalui alat likuiditas, sedikit di bawah pinjaman MLF senilai CNY 403,5 miliar yang jatuh tempo pada Selasa hari ini.

Baca Juga: China tak pangkas suku bunga seperti negara lain, salah satu alasannya karena babi

Keputusan PBoC untuk memangkas biaya pinjaman jangka menengah datang setelah Bank Sentral China mengejutkan pasar dengan tidak menerbitkan pinjaman jangka menengah yang ditargetkan pada Oktober, menambah ketidakpastian tentang bagaimana pembuat kebijakan berencana untuk menstabilkan ekonomi yang melambat.

Dalam catatan akhir pekan lalu, analis Nomura mengatakan mereka mempertahankan perkiraan bahwa pertumbuhan PDB riil China akan melambat menjadi 5,8% pada kuartal keempat yang menyebabkan volatilitas pasar yang lebih besar.

"Beijing kemungkinan akan memperkenalkan lebih banyak langkah-langkah pelonggaran kebijakan di kuartal mendatang untuk menstabilkan sentimen pasar dan mendorong pertumbuhan, tetapi ruang ini jauh lebih terbatas daripada siklus pelonggaran sebelumnya, terutama dengan melonjaknya inflasi CPI," kata mereka.

Pertumbuhan ekonomi China melambat ke level terendah dalam 30 tahun mendekati 6% di kuartal III karena terbebani permintaan domestik dan global yang melemah dan perang dagang AS-China yang berkepanjangan.

Tetapi para pelaku pasar secara luas percaya bahwa ruang PBoC untuk melonggarkan kebijakan moneternya telah dibatasi oleh kekhawatiran tentang meningkatnya risiko utang dan lonjakan inflasi konsumen baru-baru ini yang mendekati level tertinggi 6 tahun, meskipun sebagian besar didorong oleh kenaikan harga daging babi.

Bank sentral secara tak terduga mempertahankan suku bunga pinjaman baru tidak berubah pada penetapan bulanan Oktober untuk pertama kalinya sejak debutnya. 

Baca Juga: PBOC says yuan level "appropriate", trade tensions risk to global economy

Loan Prime Rate (LPR) yang baru dikaitkan dengan tingkat MLF yang ditentukan oleh permintaan sistem keuangan yang lebih luas untuk likuiditas bank sentral.

PBoC juga mengatakan tidak akan melakukan operasi pasar terbuka reguler pada Selasa. Tidak ada reverse repurchase agreement yang ditetapkan untuk jatuh tempo hari itu.




TERBARU

Close [X]
×