kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.925   -16,00   -0,09%
  • IDX 5.893   -42,98   -0,72%
  • KOMPAS100 760   -5,29   -0,69%
  • LQ45 586   -4,87   -0,82%
  • ISSI 204   -2,04   -0,99%
  • IDX30 327   -3,12   -0,95%
  • IDXHIDIV20 420   -3,00   -0,71%
  • IDX80 87   -0,65   -0,74%
  • IDXV30 115   -0,52   -0,45%
  • IDXQ30 107   -1,10   -1,01%

Ekonomi Myanmar akan terkontraksi 10% tahun ini


Jumat, 26 Maret 2021 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Seorang pengunjuk rasa berdiri di dekat barikade saat protes terhadap kup militer di Mandalay, Myanmar, Senin (22/3/2021)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - ​BANK DUNIA memperkirakan ekonomi Myanmar akan mengalami kontraksi sebesar 10% tahun ini. Imbas dari aksi protes pemogokan, dan sanksi nasional menyusul kudeta militer pada 1 Februari lalu.

Perkiraan tersebut merupakan revisi dari pembaruan ekonomi Bank Dunia sebelumnya pada bulan Oktober, ketika memperkirakan ekonomi Myanmar akan tumbuh sebesar 5,9%, salah satu tingkat ekspansi terkuat di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Buntut kekerasan, AS masukkan perusahaan milik militer Myanmar dalam daftar hitam

Myanmar "telah sangat terpengaruh oleh protes, pemogokan pekerja, dan tindakan militer; pengurangan mobilitas; dan gangguan yang sedang berlangsung terhadap layanan pentin publik selain layanan perbankan, logistik, dan internet", kata Bank Dunia.

Para pengunjuk rasa di Myanmar telah menargetkan ekonomi sebagai bagian dari kampanye pembangkangan sipil mereka, melumpuhkan sistem perbankan dan mendorong investor asing untuk mundur sampai pemerintah yang terpilih secara demokratis pulih.

Sementara itu, junta secara teratur menutup internet dalam upaya meredam protes, yang semakin merusak aktivitas ekonomi.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×