kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.096   -10,94   -0,15%
  • KOMPAS100 961   -0,42   -0,04%
  • LQ45 685   -1,68   -0,25%
  • ISSI 257   -0,73   -0,28%
  • IDX30 378   -1,17   -0,31%
  • IDXHIDIV20 463   -2,48   -0,53%
  • IDX80 108   -0,16   -0,15%
  • IDXV30 135   -0,98   -0,72%
  • IDXQ30 120   -0,89   -0,73%

Harga Emas Turun, Investor Cermati Negosiasi AS-Iran dan Arah Suku Bunga Bank Sentral


Selasa, 28 April 2026 / 11:40 WIB
Harga Emas Turun, Investor Cermati Negosiasi AS-Iran dan Arah Suku Bunga Bank Sentral
ILUSTRASI. Harga emas turun pada Selasa (28/4/2026), karena investor mengamati dampak konflik Timur Tengah dan pembicaraan damai AS-Iran yang terhenti. (REUTERS/Hiba Kola)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas turun pada Selasa (28/4/2026), karena investor mengamati dampak konflik Timur Tengah dan pembicaraan damai AS-Iran yang terhenti terhadap prospek suku bunga bank sentral utama yang bertemu minggu ini. 

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,2% menjadi US$ 4.670,89 per ons, pada pukul 0350 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni turun 0,2% menjadi US$ 4.684,70. 

Seorang pejabat AS mengatakan, Presiden AS Donald Trump tidak senang dengan proposal terbaru Iran untuk menyelesaikan perang dua bulan tersebut. Hal ini meredam harapan akan penyelesaian konflik yang telah mengganggu pasokan energi, memicu inflasi, dan menewaskan ribuan orang.

"Berita geopolitik masih menjadi pendorong utama (harga emas). Jika terjadi kesepakatan (antara AS dan Iran) atau kesepakatan sementara, dolar akan melemah, dan emas kemungkinan akan melonjak naik," kata Edward Meir, analis di Marex.

Baca Juga: Harga Minyak Naik 1%, Didorong Kebuntuan Negosiasi Perdamaian Perang Iran

Dolar sedikit menguat, dan harga minyak berfluktuasi di atas US$ 109 per barel, karena jalur air penting Selat Hormuz sebagian besar masih ditutup.

Harga minyak mentah yang lebih tinggi dapat memicu inflasi dengan menaikkan biaya transportasi dan produksi, sehingga meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga. 
Meskipun emas dianggap sebagai aset lindung nilai inflasi, suku bunga tinggi membuat aset penghasil imbal hasil lebih menarik, sehingga mengurangi daya tariknya.

Bank Sentral AS (Federal Reserve) secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada akhir pertemuan dua harinya pada hari Rabu.

Baca Juga: Bank of Japan Pertahankan Suku Bunga Acuan, 3 Anggota Dewan Beda Pendapat

"Fed sebagian besar akan tidak relevan. Mereka tidak akan melakukan apa pun terkait suku bunga untuk saat ini," kata Meir, menambahkan bahwa Fed mungkin akan memangkas suku bunga di akhir kuartal keempat karena "kita sedang menuju perlambatan global."

Investor juga akan fokus pada keputusan bank sentral lainnya minggu ini, termasuk dari Bank Sentral Eropa, Bank of England, dan Bank of Canada.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×