kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Ekspansi ke jasa keuangan, Grab dapat suntikan US$ 856 juta dari MUFG dan TIS Inc


Rabu, 26 Februari 2020 / 17:09 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria melewati logo Grab. REUTERS/Edgar Su GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD - SEARCH GLOBAL BUSINESS 5 JUNE FOR ALL IMAGES?


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Sementara TIS Inc yang merupakan bagian dari TIS INTEC Group akan menginvestasikan sebesar US$ 150 juta.

Grab dan saingannya yang berbasis di Indonesia, Go-Jek, berevolusi dari operator aplikasi tumpangan transportasi menjadi toko serba ada dengan menawarkan berbagai layanan seperti pembayaran, pinjaman, pengiriman makanan, logistik, dan pemesanan hotel di Asia Tenggara.

Baca Juga: Efek virus corona, negara-negara Asia kompak bersiap melebarkan defisit anggaran

Di Singapura, Grab telah bekerja sama dengan Singapore Telecommunications Ltd (Singtel) dan mengajukan permohonan lisensi perbankan online di negara tersebut.

Pada Senin (26/2), ada informasi yang beredar bahwa Grab dan Gojek sedang mendiskusikan merger. Namun, Gojek dalam pernyataan menegaskan tidak ada rencana untuk merger dan menyebut laporan media baru-baru ini mengenai adanya diskusi merger itu tidak akurat. Sementara Grab menolak berkomentar ketika dihubungi oleh Reuters.




TERBARU

[X]
×