kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Ekspor Non-Minyak Singapura Naik 4% di Februari, Lebih Rendah dari Perkiraan


Selasa, 17 Maret 2026 / 09:50 WIB
Ekspor Non-Minyak Singapura Naik 4% di Februari, Lebih Rendah dari Perkiraan
ILUSTRASI. Pelabuhan barang Singapura (ST File/Business Times SG/NULL)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Ekspor domestik non-minyak Singapura tumbuh 4,0% pada Februari dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut data pemerintah yang dirilis Selasa (17/32026).

Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan perkiraan kenaikan 5,5% dari survei Reuters.

Baca Juga: Efek Nvidia: Saham Samsung Electronics Lompat 5%, Indeks KOSPI Makin Perkasa

Pertumbuhan ekspor bulan ini terutama didorong oleh produk sirkuit terpadu (integrated circuits) dan media penyimpanan disk, sementara ekspor non-elektronik justru menurun.

Menurut Enterprise Singapore, di antara pasar utama:

  • Ekspor ke Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong meningkat.
  • Ekspor ke Indonesia dan Amerika Serikat menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Isu perdagangan juga membayangi data ini. Pekan lalu, AS memulai investigasi praktik perdagangan tidak adil terhadap 16 mitra dagang utama, termasuk Singapura.

Baca Juga: Mata Uang Asia Campur Aduk Selasa (17/3), Baht Thailand Melemah Paling Tajam

AS menyoroti surplus perdagangan yang besar atau konsisten serta perluasan kapasitas manufaktur Singapura meski tingkat okupansi industri menurun.

Menanggapi hal ini, Kementerian Perdagangan Singapura menyatakan bahwa negara kota tersebut mencatat defisit perdagangan total sekitar US$27 miliar dengan AS dan tingkat okupansi ruang industri berada di sekitar 90%.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×