kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.136   39,00   0,22%
  • IDX 5.385   -54,29   -1,00%
  • KOMPAS100 697   -5,69   -0,81%
  • LQ45 542   -5,21   -0,95%
  • ISSI 184   -1,97   -1,06%
  • IDX30 303   -2,90   -0,95%
  • IDXHIDIV20 400   -3,62   -0,90%
  • IDX80 80   -0,57   -0,71%
  • IDXV30 111   -1,01   -0,90%
  • IDXQ30 101   -0,83   -0,82%

Ekspor Thailand Melonjak 24% pada September 2026, Lampaui Ekspektasi Pasar


Senin, 26 Oktober 2026 / 11:31 WIB
Ekspor Thailand Melonjak 24% pada September 2026, Lampaui Ekspektasi Pasar
ILUSTRASI. Bendera Thailand (KONTAN/Fenie Chintya)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Ekspor Thailand tumbuh 24% secara tahunan pada September 2026, melampaui perkiraan pasar.

Kenaikan ini ditopang permintaan global terhadap produk elektronik, khususnya yang berkaitan dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta peningkatan pengiriman komoditas pertanian dan makanan.

Baca Juga: Ketegangan Korea Utara-Korea Selatan Memanas, Howitzer Terlihat Dekat Perbatasan

Kementerian Perdagangan Thailand pada Senin (26/10/2026) melaporkan, nilai ekspor yang telah melewati proses kepabeanan meningkat 24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi analis dalam jajak pendapat Reuters sebesar 17,85%.

Meski demikian, laju pertumbuhan ekspor sedikit melambat dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 24,3%. Dengan capaian September, ekspor Thailand telah tumbuh selama 27 bulan berturut-turut.

Secara kumulatif, ekspor Thailand pada Januari–September 2026 meningkat 19,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kementerian Perdagangan Thailand juga menaikkan proyeksi pertumbuhan ekspor sepanjang 2026 menjadi 19%, dari perkiraan sebelumnya sebesar 15%.

Baca Juga: Delegasi Indonesia Belum Terlihat di Singapore Energy Week Usai Pemangkasan Gas

Kepala Kantor Kebijakan dan Strategi Perdagangan Kementerian Perdagangan Thailand, Nantapong Chiralerspong, mengatakan ekspor negara tersebut pada 2027 diperkirakan tumbuh lebih moderat, yakni sekitar 2%–4%.

Dari sisi negara tujuan, ekspor Thailand ke Amerika Serikat (AS), pasar terbesar negara tersebut, melonjak 50,1% secara tahunan pada September. Sementara itu, pengiriman barang ke China meningkat 18,4%.

Namun, pertumbuhan ekspor yang kuat juga diikuti lonjakan impor. Impor Thailand mencatatkan kenaikan tahunan sebesar 50,4% pada September, menjadi pertumbuhan tertinggi yang tercatat dalam data tersebut. Angka ini jauh melampaui perkiraan analis sebesar 31,25%.

Lonjakan impor tersebut turut memperlebar defisit perdagangan Thailand menjadi US$ 5,86 miliar pada September. Angka itu lebih besar dibandingkan perkiraan defisit sebesar US$ 1,83 miliar.

Baca Juga: Harga Minyak Brent Turun 1,6%, Investor Menanti Arah Suku Bunga Global

Kinerja perdagangan Thailand pada September menunjukkan kuatnya permintaan terhadap produk ekspor, terutama elektronik dan komoditas pertanian.

Namun, peningkatan impor yang lebih tinggi juga menjadi perhatian karena berkontribusi terhadap pelebaran defisit perdagangan negara tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×