kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Elon Musk Pernah Minta Rp 1.392 Triliun untuk Bangun Kota di Mars dari OpenAI


Rabu, 06 Mei 2026 / 03:58 WIB
Elon Musk Pernah Minta Rp 1.392 Triliun untuk Bangun Kota di Mars dari OpenAI
ILUSTRASI. SpaceX - Elon Musk (REUTERS/Mike Blake)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden OpenAI bersaksi pada Selasa (5/5/2026) bahwa Elon Musk sebenarnya mendukung rencana mengubah startup kecerdasan buatan tersebut menjadi perusahaan berorientasi laba (for-profit), namun ia menginginkan kendali penuh, sebagian karena ingin menggalang dana US$ 80 miliar atau setara Rp 1.392 triliun (kurs Rp 17.400) untuk membangun kota di Mars.

Reuters melaporkan, kesaksian Presiden OpenAI Greg Brockman ini disampaikan pada pekan kedua persidangan di California, yang dapat menentukan masa depan OpenAI. OpenAI menjadi fenomena global setelah meluncurkan chatbot ChatGPT pada akhir 2022, memicu ledakan tren kecerdasan buatan generatif.

Dalam persidangan, Brockman juga mengatakan OpenAI berencana menghabiskan sekitar US$ 50 miliar untuk sumber daya komputasi pada 2026.

Musk menuduh OpenAI dan CEO Sam Altman telah menipunya agar menyumbang US$ 38 juta ke organisasi nirlaba tersebut, namun kemudian OpenAI meninggalkan tujuan amalnya dan berubah menjadi perusahaan profit demi memperkaya para petingginya.

Orang terkaya di dunia itu menuntut ganti rugi sebesar US$ 150 miliar, yang menurutnya harus dibayarkan kepada organisasi nirlaba OpenAI. Musk juga meminta Altman dan Brockman dicopot dari posisi kepemimpinan. Musk sendiri meninggalkan dewan OpenAI pada Februari 2018.

Brockman: Musk ingin kendali penuh

Dalam hari kedua kesaksiannya, Brockman menyatakan bahwa pada 2017 Musk menginginkan OpenAI mengubah struktur korporasinya karena, menurut Musk, akan sangat sulit bagi organisasi nirlaba untuk menggalang dana sebesar yang dibutuhkan OpenAI guna membangun model AI tingkat lanjut.

Brockman mengatakan Musk dengan jelas ingin menjadi pemimpin OpenAI jika perubahan struktur itu terjadi.

Menurut Brockman, satu-satunya kandidat lain saat itu adalah Altman.

Baca Juga: Alphabet Dekati Posisi Nvidia sebagai Perusahaan Paling Bernilai di Dunia

Brockman menggambarkan sebuah pertemuan yang sangat tegang, di mana Musk menyatakan dirinya pantas mendapatkan saham mayoritas OpenAI karena pengalaman bisnisnya. Musk mengatakan ia akan menggunakan kepemilikan itu untuk membangun kota mandiri di Mars.

“Dia bilang membutuhkan US$ 80 miliar untuk membuat sebuah ‘kota’ di Mars,” ujar Brockman. “Pada akhirnya, dia membutuhkan kendali penuh.” Brockman menambahkan bahwa Musk juga mengatakan hanya dirinya yang akan memutuskan kapan kendali penuh itu dilepaskan.

Brockman menyebut pertemuan pada Agustus 2017 awalnya berjalan baik. Saat itu Musk baru saja memberikan mobil Tesla kepada beberapa karyawan OpenAI sebagai bentuk apresiasi, sementara mantan kepala ilmuwan OpenAI Ilya Sutskever melukis potret mobil Tesla untuk diberikan kepada Musk sebagai tanda terima kasih.

Namun menurut Brockman, Musk kemudian marah ketika membahas struktur ekuitas OpenAI yang tidak ia sukai, lalu berkata “Saya menolak.”

Brockman mengatakan Musk berdiri dan berjalan mendekat dengan sangat cepat sehingga ia sempat khawatir Musk akan memukulnya. Namun Musk justru mengambil lukisan karya Sutskever dan keluar dengan marah, sambil mengatakan ia akan menahan pendanaan baru sampai masalah itu diselesaikan.

SpaceX memberi Musk insentif untuk pergi ke Mars

Pengacara Musk berusaha menggambarkan Brockman sebagai sosok yang juga mengejar keuntungan besar lewat OpenAI.

Pada Senin, Brockman bersaksi bahwa nilai kepemilikannya di OpenAI mencapai hampir US$ 30 miliar. Ia juga mengatakan memiliki saham di dua startup yang didukung Altman, serta kepemilikan 1% di dana keluarga Altman.

Bukti persidangan juga mencakup catatan harian Brockman pada 2017 yang menulis: “Secara finansial, apa yang akan membawa saya ke US$ 1 miliar?”

Pada Maret 2019, OpenAI direstrukturisasi menjadi entitas for-profit yang tetap berada di bawah kendali organisasi nirlaba, sehingga memungkinkan OpenAI menerima investasi dari pihak luar.

Tonton: UEA Resmi Keluar dari OPEC! Strategi Baru Guncang Pasar Minyak Dunia

Sejak itu, bisnis OpenAI telah menghimpun lebih dari US$ 100 miliar untuk merekrut peneliti, membeli daya komputasi, dan berekspansi menjelang potensi IPO yang menurut sumber bisa mencapai valuasi US$ 1 triliun tahun ini.

OpenAI menyatakan Musk sakit hati karena meninggalkan dewan sebelum perusahaan meraih sukses besar, dan kini ingin merebut kendali. OpenAI juga mengatakan Musk menggugat demi memperkuat perusahaan AI miliknya, xAI, yang disebut telah bergabung dengan SpaceX pada Februari.

SpaceX juga diperkirakan bisa melantai di bursa tahun ini, melalui IPO yang bahkan dapat lebih besar daripada OpenAI.

Menurut dokumen pendaftaran, dewan SpaceX pada Januari menyetujui pemberian 200 juta saham terbatas dengan hak suara super kepada Musk jika nilai pasar SpaceX mencapai US$ 7,5 triliun dan perusahaan berhasil membangun koloni permanen di Mars dengan setidaknya 1 juta orang.

Tabel: Angka-Angka Utama dalam Persidangan Musk vs OpenAI

Item Nilai Keterangan
Dana yang disebut Musk pernah diberikan US$ 38 juta Musk klaim ia ditipu untuk menyumbang ke nonprofit
Tuntutan ganti rugi Musk US$ 150 miliar Diminta dibayarkan ke organisasi nonprofit
Dana yang disebut Musk dibutuhkan untuk kota di Mars US$ 80 miliar Menurut kesaksian Brockman, ini alasan Musk ingin kontrol penuh
Rencana belanja komputasi OpenAI (2026) US$ 50 miliar Disampaikan Brockman di pengadilan
Nilai saham Brockman di OpenAI Hampir US$ 30 miliar Kesaksian Brockman di persidangan
Total dana yang disebut telah dihimpun OpenAI > US$ 100 miliar Untuk ekspansi dan daya komputasi
Potensi valuasi IPO OpenAI Hingga US$ 1 triliun Disebut sebagai target IPO tahun ini

Sumber: Reuters


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×