Sumber: SKY News | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Elon Musk mengalami kerugian sebesar US$11 miliar (Rp 182 triliun) sehari setelah tarif baru yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump mulai berlaku, menurut laporan Bloomberg.
CEO Tesla yang juga dikenal sebagai teman dekat mantan Presiden AS itu termasuk di antara miliarder Amerika yang terkena dampak paling parah akibat kebijakan pajak baru yang diterapkan oleh administrasi Trump.
Faktanya, lebih dari setengah dari miliarder yang dipantau oleh indeks kekayaan Bloomberg mengalami penurunan signifikan dalam kekayaan bersih mereka. Secara keseluruhan, 500 orang terkaya di dunia kehilangan total US$208 miliar setelah pengumuman tarif Trump.
Baca Juga: Dampak Tarif Baru Donald Trump, Triliunan Dolar Hilang di Pasar Saham AS
Beberapa tokoh besar lainnya seperti pendiri Meta, Mark Zuckerberg, serta pendiri Amazon, Jeff Bezos, juga mengalami kerugian besar dalam kekayaan pribadi mereka.
Kerugian yang Dialami Para Miliarder
Elon Musk
Pada Kamis, sehari setelah pengumuman tarif baru, kekayaan Elon Musk berkurang sebesar US$11 miliar menurut data Bloomberg. Secara keseluruhan, CEO Tesla ini telah kehilangan US$110 miliar sepanjang tahun ini akibat penurunan nilai saham Tesla.
Selain itu, saham Tesla juga anjlok 5,5% pada hari yang sama, memperburuk kondisi keuangan perusahaan serta kekayaan pribadi Musk.
Jeff Bezos
Saham Amazon mengalami penurunan tajam sebesar 9% pada Kamis, yang mengakibatkan Jeff Bezos kehilangan US$15,9 miliar dalam kekayaan pribadinya. Penurunan ini mencerminkan dampak besar tarif baru terhadap sektor teknologi dan perdagangan elektronik.
Mark Zuckerberg
Pendiri Meta, Mark Zuckerberg, juga mengalami penurunan kekayaan yang signifikan. Sejak pengumuman tarif, kekayaannya berkurang sebesar US$17,9 miliar, yang setara dengan sekitar 9% dari total kekayaannya.
Sejak pertengahan Februari, harga saham Meta juga mengalami penurunan drastis sekitar 28%, semakin menambah tekanan terhadap nilai perusahaan.
Baca Juga: Auto Nyesek! Kebijakan Tarif Trump Bikin Harga Mobil di AS Melonjak
Dampak Tarif Trump terhadap Pasar dan Ekonomi
Kebijakan tarif baru yang diterapkan oleh pemerintahan Donald Trump bertujuan untuk melindungi industri domestik AS dari persaingan luar negeri, khususnya dalam sektor manufaktur dan teknologi. Namun, kebijakan ini juga menyebabkan volatilitas pasar yang signifikan, terutama bagi perusahaan-perusahaan besar seperti Tesla, Amazon, dan Meta yang bergantung pada rantai pasokan global.
Investor dan analis pasar telah memperingatkan bahwa tarif tinggi ini dapat memicu reaksi negatif dari negara-negara mitra dagang, yang berpotensi meningkatkan ketegangan dalam hubungan ekonomi internasional dan memperburuk kondisi pasar saham.