Reporter: Menur Asri Kuning, CNN Money | Editor: Edy Can
NEW YORK. Akibat krisis perekonomian Eropa, kinerja Ford Motor pada kuartal kedua jeblok. Laba bersih produsen otomotif ini turun 57% menjadi US$ 1 miliar.
Krisis utang Eropa membuat penjualan Ford menurun. Ford membukukan kerugian sebesar US$ 404 juta di Benua Biru. Bandingkan periode yang sama tahun lalu, Ford membukukan keuntungan sebesar US$ 176 juta.
Ford masih beruntung lantaran penjualan di Amerika Utara mencapai US$ 2 miliar. Angka ini melampaui pendapatan tahun lalu sebesar US$ 1,9 miliar.
Catatan saja, berdasarkan data Autodata, penjualan mobil di Amerika Serikat naik 15% pada semester pertama 2012. Sementara, data LMC Automotive, penjualan mobil di Eropa turun 4,2%.
Ford memperkirakan permintaan mobil di Eropa masih belum pulih dalam waktu dekat. “Keadaan ini tidak akan cepat kembali seperi awal”, ungkap Wakil Presiden Eksekutif Ford dan Kepala Keuangan Bob Shanks.