kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -16.000   -0,64%
  • USD/IDR 16.732   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Ethiopia Capai Kesepakatan Restrukturisasi Utang US$ 1 Miliar


Sabtu, 03 Januari 2026 / 21:02 WIB
Ethiopia Capai Kesepakatan Restrukturisasi Utang US$ 1 Miliar
ILUSTRASI. PAKISTAN-ECONOMY/IMF (REUTERS/Yuri Gripas)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemerintah Ethiopia telah mencapai kesepakatan awal dengan sekelompok investor yang memegang sebagian obligasi internasional jatuh tempo 2024 senilai sekitar US$ 1 miliar. Kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam upaya negara Afrika Timur tersebut merestrukturisasi utangnya.

Kementerian Keuangan Ethiopia menyatakan bahwa rancangan kesepakatan tersebut mencakup ketentuan utama terkait aspek keuangan dari restrukturisasi utang. Pernyataan itu disampaikan melalui laman Facebook resmi kementerian pada Jumat.

Meski demikian, pemerintah Ethiopia masih perlu menyepakati ketentuan non-keuangan dari instrumen baru yang akan diterbitkan sebagai pengganti obligasi yang sebelumnya mengalami gagal bayar. Pembahasan ini akan dilakukan bersama Komite Ad Hoc yang mewakili para pemegang obligasi.

Baca Juga: Pasar Global Menguat di Awal Tahun, Namun Ketahanan Tetap Reli Meragukan

Kementerian Keuangan juga menyampaikan bahwa ketentuan kesepakatan awal tersebut telah dikomunikasikan kepada Dana Moneter Internasional (IMF) serta Komite Kreditor Resmi (Official Creditor Committee/OCC), dan kini menunggu tanggapan dari kedua pihak tersebut.

“Ketentuan Kesepakatan Prinsip ini telah disampaikan kepada OCC untuk memperoleh persetujuan tanpa keberatan, serta kepada IMF guna memastikan kesesuaiannya dengan keberlanjutan utang jangka panjang Ethiopia,” demikian pernyataan kementerian.

Ethiopia mengalami gagal bayar atas satu-satunya obligasi internasionalnya pada akhir 2023 dan kemudian memilih untuk merestrukturisasi utangnya melalui inisiatif Common Framework G20. Skema ini mengharuskan perlakuan yang setara terhadap seluruh kreditor, baik bilateral, pemegang Eurobond, maupun kreditor komersial lainnya.

Selama beberapa bulan terakhir, pemerintah Ethiopia telah melakukan pembicaraan dengan para pemegang obligasi, meskipun kemajuan yang dicapai tergolong lambat.

Pada Juli lalu, Ethiopia telah meresmikan kesepakatan restrukturisasi dengan para kreditor bilateral. Menurut Kementerian Keuangan, kesepakatan tersebut memberikan keringanan arus kas lebih dari 3,5 miliar dolar AS dan membuka jalan bagi perundingan dengan para pemegang obligasi.

Dalam pernyataan terbarunya, pemerintah menyebutkan bahwa pembicaraan formal dengan kelompok pemegang obligasi berlangsung antara 23 Desember hingga 1 Januari. Komite Ad Hoc tersebut terdiri dari investor institusional yang secara kolektif menguasai lebih dari 45% obligasi jatuh tempo 2024. Ethiopia menargetkan pelaksanaan restrukturisasi ini dapat dimulai secepat mungkin pada 2026.

Baca Juga: Rusia Kecam Agresi Bersenjata AS ke Venezuela, Minta Dewan Keamanan PBB Bersidang

Juru bicara IMF menyambut baik kesepakatan awal tersebut. “Ini merupakan langkah penting menuju pemulihan keberlanjutan utang,” ujarnya dalam pernyataan tertulis melalui email.

IMF menambahkan bahwa pihaknya akan menilai kesesuaian kesepakatan tersebut dengan tujuan dan parameter program yang didukung IMF dalam beberapa hari ke depan.

Selanjutnya: DJP Sebut 11,19 Juta Wajib Pajak Telah Aktifkan Akun Coretax, Begini Caranya

Menarik Dibaca: 8 Daftar Minuman Penurun Risiko Kanker yang Dapat Anda Coba




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×