kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

FBI akan retas data Apple


Sabtu, 09 April 2016 / 16:27 WIB
FBI akan retas data Apple


Reporter: Mona Tobing | Editor: Yudho Winarto

WASHINGTON. Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) bakal membeli alat untuk membongkar data enkripsi pengguna iPhone yang terlibat terorisme.

Direktur FBI James Comey mengatakan, pihaknya akan menggunakan alat tersebut untuk meretas data telepon selular milik pelaku teror. Ini untuk menyelidiki serangan teroris yang menewaskan 14 orang di San Bernardino, California, Desember 2015 silam.

Sebelumnya, Apple Inc selaku produsen iPhone bersikukuh menentang perintah FBI untuk membuka data enkripsi konsumennya yang terlibat terorisme. Comey mengakui, FBI belum berkoordinasi dengan Apple terkait rencana meretas data iPhone milik teroris tersebut.

Ia menjamin, meski memiliki alat untuk masuk ke sistem iPhone, data dan rahasia para pengguna iPhone tidak bocor. Namun Comey tidak memerinci lebih detail bagaimana cara kerja FBI membobol data pengguna iPhone yang terlibat serangan teror tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×