kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Fenomena saham GameStop, bagaimana investor ritel bisa menekuk para hedge fund?


Kamis, 28 Januari 2021 / 23:44 WIB
ILUSTRASI. Lonjakan perdagangan saham oleh investor ritel selama setahun terakhir membuat saham GameStop Corp meroket.


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

Melvin Capital, sebuah hedge fund yang mapan, mengalami kerugian besar karena taruhannya bahwa saham GameStop akan jatuh.

Trader yang berebut untuk menutupi posisi pendek ini dan mencegah kerugian lebih lanjut harus membayar harga yang meningkat, yang menambah lebih banyak bahan bakar untuk reli.

Beberapa pedagang mengatakan kepada Reuters bahwa fenomena ini menarik lebih banyak lagi investor ritel yang berharap harga bisa naik.

Apa risikonya?

Dengan pasar saham global melonjak sejak Maret 2020 meskipun pandemi menghancurkan ekonomi riil, investor dan analis memperingatkan tentang gelembung aset. Jika pasar berbalik, saham yang dinilai terlalu tinggi akan ikut jatuh.

Banyak platform perdagangan juga menawarkan pinjaman kepada investor untuk membeli saham dan memperbesar keuntungan mereka. Di pasar yang sedang jatuh, hal itu bisa memusnahkan orang yang terjebak di sisi perdagangan yang salah.

Selanjutnya: Wall Street melesat tinggi, mengabaikan data ekonomi yang buruk




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×