kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Ferrari berniat pindah kantor ke luar Italia


Kamis, 11 Desember 2014 / 11:28 WIB
ILUSTRASI. Petugas memeriksa alat otomatis penuh untuk RT PCR COVID-19 di Lab Prodia Pusat Rujukan Nasional, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Optimistis Hadapi 2023, Cermati Rekomendasi Saham Prodia Widyahusada (PRDA).


Sumber: Bloomberg | Editor: Yudho Winarto

MILAN. Produsen mobil mewah dunia, Ferrari SpA, sedang mempertimbangkan pemindahan kantor pusat ke luar Italia. Menurut sumber Bloomberg yang mengetahui rencana tersebut, rencana itu merupakan bagian dari upaya Ferrari menghemat pajak dalam rangka memisahkan diri (spin off) dari Fiat Chrysler. 

Pemindahan kantor pusat di luar Italia merupakan simbol pukulan terhadap negara yang sedang berjuang mengakhiri resesi ekonomi. Matteo Renzi, Perdana Menteri Italia, mendorong pertumbuhan ekonomi Italia melalui kebijakan reformasi tenaga kerja dan pajak. Namun, langkah tersebut sudah terlambat karena Fiat Chrysler dan CNH Industrial NV lebih memilih memindahkan kantor pusat ke Inggris.

Adapun, spin off ini merupakan upaya Fiat Chrysler memangkas utang US$ 5 miliar. Sergio Marchionne, Chief Executive Officer Fiat Chrysler mengatakan, pihaknya  bersiap menjual 87 juta saham dan obligasi konversi sebesar US$ 2,5 miliar.




TERBARU

[X]
×