kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.679.000   7.000   0,42%
  • USD/IDR 16.490   100,00   0,60%
  • IDX 6.520   249,06   3,97%
  • KOMPAS100 949   42,15   4,65%
  • LQ45 738   34,14   4,85%
  • ISSI 202   5,55   2,82%
  • IDX30 382   17,70   4,85%
  • IDXHIDIV20 462   16,68   3,75%
  • IDX80 107   4,47   4,34%
  • IDXV30 110   2,54   2,36%
  • IDXQ30 125   5,23   4,36%

G-20 akan mendorong peningkatan peran IMF untuk menopang Eropa


Jumat, 14 Oktober 2011 / 16:02 WIB
G-20 akan mendorong peningkatan peran IMF untuk menopang Eropa
ILUSTRASI. Interpol memperingatkan pada hari Rabu (2/12/2020) bahwa jaringan kriminal terorganisir dapat menargetkan vaksin Covid-19. REUTERS/Edgar Su


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

WASHINGTON. Negara-negara mulai dari Cina hingga Brasil yang tergabung dalam kelompok negara G-20 mempertimbangkan untuk membantu membendung krisis utang Eropa. Caranya, dengan mendorong peningkatan jumlah pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk bailout Eropa.

Tiga pejabat yang enggan diidentifikasi menyebut, para menteri keuangan negara G-20 akan membahas perluasan peran IMF sebagai bagian dari kesepakatan G-20 pada pertemuan bulan depan di Cannes, Perancis.

Menurut ketiga sumber tersebut, pembicaraan sedang dalam tahap awal sebagai kontribusi yang potensial, sembari menunggu langkah yang ditempuh Eropa untuk mengakhiri gejolak utang pada pertemuan puncak 23 Oktober mendatang.

Bulan lalu, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan kepada negara-negara anggota, saat ini dana US$ 390 miliar yang ada mungkin tidak cukup untuk memenuhi semua permintaan pinjaman jika ekonomi global memburuk. Dana tambahan dapat digunakan untuk membantu Italia dan Spanyol untuk mencegah kedua negara tersebut tertular ancaman default. Kemarin, Standard & Poor's memangkas peringkat utang Spanyol sebanyak satu tingkat menjadi AA-.

Analis Credit Agricole CIB Dariusz Kowalczyk menilai, negara berkembang, khususnya China, mungkin merasakan tekanan pada level ini, sehingga perlu mengambil tindakan untuk membantu wilayah Barat.

"Namun, mereka tidak ingin terlalu banyak berinvestasi, karena menilai masalah krisis di wilayah Barat karena ulah sendiri. "Dan, jika mereka membantu, akan dilakukan dengan cara yang membawa manfaat dan pengakuan bagi mereka," ujarnya, di Hong Kong, hari ini.



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×