kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Gara-gara beri uang 20.000 yen ke pemilih, Menteri Perdagangan Jepang mundur


Jumat, 25 Oktober 2019 / 15:56 WIB
Gara-gara beri uang 20.000 yen ke pemilih, Menteri Perdagangan Jepang mundur
ILUSTRASI. Uang kertas yen Jepang dalam ilustasi foto yang diambil 1 Juni 2017.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Menteri Perdagangan Jepang Isshu Sugawara mengajukan pengunduran diri, menyusul dugaan pelanggaran hukum pemilu.

Sugawara berada di kursi panas setelah sebuah majalah lokal melaporkan, dia diduga memberikan uang 20.000 yen (US$ 185) kepada keluarga di daerah pemilihannya dan hadiah ke pemilih lainnya.

Jumlahnya, meski kecil, merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pemilihan Pejabat Publik Jepang.

Baca Juga: Bank of Japan (BOJ) peringatkan perbankan akan risiko biaya kredit

Stasiun televisi publik NHK melaporkan, Sugawara mengajukan pengunduran diri kepada Perdana Menteri Shinzo Abe, setelah rapat kabinet, Jumat (25/10)

"Bukan maksud saya agar debat parlemen macet (karena skandal itu)," kata Sugawara seperti dikutip kantor beruta Jiji Pers dan dilansir Channelnewsasia.com.

Baca Juga: Lewat ritual Sokui no Rei, Kaisar Jepang Naruhito resmi naik takhta

Sugawara diangkat menjadi menteri perdagangan dalam perombakan kabinet baru-baru ini, tetapi belum mengambil alih portofolio kunci penanganan negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat.

Pekerjaan itu tetap menjadi tugas mantan Menteri Perdagangan Toshimitsu Motegi, yang sekarang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.




TERBARU

Close [X]
×