kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45774,37   -28,65   -3.57%
  • EMAS1.028.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.02%

Gara-gara corona, pengguna PayPal meningkat


Kamis, 07 Mei 2020 / 15:56 WIB
Gara-gara corona, pengguna PayPal meningkat
ILUSTRASI. PayPal Holding Inc mencatatkan peningkatan transaksi di kuartal kedua 2020.

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PayPal Holding Inc mencatatkan peningkatan transaksi di kuartal kedua 2020 karena orang-orang lebih banyak berbelanja secara online dari rumah ketika pandemi corona (Covid-19) meluas. Hal ini mendorong nilai saham PayPal naik 8% ketika masa perdagangan diperpanjang.

Peningkatan belanja secara online telah mengerek transaksi pembayaran digital. CEO PayPal Daniel Schulman mengatakan, telah mencatatkan rekor penambahan 7,4 juta pengguna baru per April 2020. “Produk dan layanan kami tidak pernah lebih dibutuhkan seperti ini dan menjadi lebih relevan,” kata Schulman dilansir dari Reuters, Kamis (7/5).

Baca Juga: Punya uang tunai Rp 2.000 triliun, Warren Buffet bisa beli hampir semua perusahaan

Meski demikian laba PayPal anjlok hingga 87,4% karena perusahaan ini menambah cadangan kerugian kredit. Dengan peningkatan transaksi ini, PayPal masih bisa mengalahkan ekspektasi pasar.

"Pada bulan Maret, lingkungan yang memburuk akibat covid-19 telah memengaruhi bisnis PayPal. Hal ini memengaruhi volume dan pendapatan yang dihasilkan dari perjalanan dan peristiwa vertikal serta memengaruhi pendapatan kredit," tambah Schulman.

Baca Juga: PayPal hengkang dari Libra

PayPal telah memproses pembayaran sebesar US$ 191 miliar pada kuartal pertama, naik 18% dari tahun sebelumnya. Jumlah tersebut meleset dari perkiraan analis sebesar US$ 194,23 miliar.

Pendapatan bersih juga turun menjadi US$ 84 juta, atau 7 sen per saham, pada kuartal yang berakhir 31 Maret, dari US$ 667 juta, atau 56 sen per saham setahun sebelumnya. Selain itu, pendapatan operasional berkurang US$ 237 juta karena penambahan cadangan kerugian kredit.

 



TERBARU

[X]
×