kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Gawat! India-China disebut memiliki hubungan tersulit dalam 30 tahun


Senin, 14 Desember 2020 / 06:47 WIB
ILUSTRASI. China dan India disebut-sebut telah mengalami kebuntuan atas wilayah Himalaya di Ladakh sejak Juni. REUTERS/Danish Ismail


Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menteri Urusan Luar Negeri India menambahkan: “Kita bisa berdebat lebih banyak lagi. Terakhir kali ada korban militer di perbatasan kami adalah pada tahun 1975, jadi sekadar memberi Anda gambaran tentang waktu di sana."

Jaishankar menjelaskan bagaimana sejak 1988 hubungan antara kedua negara bergerak dalam lintasan yang sedikit positif meskipun ada ketegangan.

Dia mengatakan ada pemahaman bahwa India dan China akan menjaga "perdamaian dan ketenangan" di sepanjang perbatasan yang disengketakan.

Baca Juga: China dan Nepal sepakat, puncak Gunung Everest menjadi sedikit lebih tinggi

Dia menambahkan bahwa negara-negara tersebut memiliki beberapa perjanjian yang meminta kedua negara untuk tidak membawa pasukan militer besar ke perbatasan.

Namun, Jaishankar memperingatkan bahwa China telah melanggar perjanjian tersebut.

“Sekarang untuk beberapa alasan, yang mana China telah memberi kami lima penjelasan berbeda, China telah melanggarnya. China benar-benar telah membawa puluhan ribu tentara dalam mode persiapan militer penuh sampai ke Garis Kontrol Aktual di Ladakh. Tentu, hubungan itu akan sangat terganggu oleh ini," papar Jaishankar seperti yang dikutip Express.co.uk.

Baca Juga: Ini dia kemampuan INR Vikrant, kapal induk terbaru buatan India




TERBARU

[X]
×