kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Gempa berskala 6,9 mengguncang Papua Nugini


Jumat, 30 Maret 2018 / 08:32 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pos perbatasan, PLBN Skouw


Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Gempa bumi dengan magnitudo 6,9 mengguncang pantai selatan pulau New Britain di Papua Nugini, Jumat (30/3) tadi pagi. Gempa ini memicu peringatan tsunami sesaat. Hingga ini belum ada laporan kerusakan atau korban.

Gempa bumi ini berpusat sekitar 162 kilometer barat daya Rabaul. Wilayah ini lebih terpencil jika dibandingkan dengan pusat gempa 7,5 SR pada 26 Februari lalu.

The Pacific Tsunami Warning Center mengeluarkan peringatan tsunami sesaat. Dellie Minding, resepsionil Rabaul Hotel di timur New Britain yang berjarak sekitar 20 menit dari pantai mengatakan, setelah gempa, para pengunjung ke luar hotel. Tapi tidak ada kerusiakan yang terjadi.

Sedangkan May Dovon, resepsionis Rapopo Plantation Resort di pantai mengatakan, dia tidak mendengar adanya kerusakan atau korban jiwa.

Gempa bumi merupakan hal yang wajar terjadi di Papua Nugini. Sama seperti Indonesia, negara ini terletak di cincin api, barisan wilayah yang rentan aktivitas seismik karena friksi tektonis. Gempa terakhir yang melanda Papua Nugini adalah pada 26 Februari yang menewaskan 100 orang.

Sejak gempa, Papua Nugini kehilangan kontributor pendapatan terbesar. Gempa lalu memaksa penutupan proyek LNG Exxon Mobil Corp. Proyek ini menghasilkan penjualan US$ 3 miliar dengan harga LNG saat ini. Exxon Mobil masih mengukur kerusakan fasilitas proyek hingga saat ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×