kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Google merayu Kuba


Senin, 30 Juni 2014 / 09:31 WIB
ILUSTRASI. Tumis Tauge Tahu Kuning yang simpel dan praktis cocok jadi inspirasi Moms untuk disajikan kepada keluarga (Youtube/Rudy dan sahabat tv)


Sumber: Reuters | Editor: Dessy Rosalina

HAVANA. Sejumlah petinggi Google Inc mengunjungi Havana, Kuba selama dua hari. Kunjungan raksasa teknologi itu tak lain untuk merayu pemerintah komunis agar menyepakati akses internet bebas.

Mengutip Reuters, tim Google yang dipimpin Eric Schmidt, Executive Chairman Google, bertemu dengan para pemimpin pemerintahan Kuba. Pertemuan yang berlangsung akhir pekan lalu itu membicarakan tentang kebebasan dalam menggunakan internet dan teknologi.

Asal tahu saja, Kuba menerapkan praktik internet terbatas. Saat ini, hanya ada sekitar 2,6 juta warga Kuba dari total populasi 11,2 juta yang memiliki akses terhadap internet. Peselancar di dunia maya pun hanya terbatas pada kalangan pemerintahan, perusahaan asing dan hotel.

Pemerintah Kuba memantau ketat aliran informasi. Kuba juga memblokir sejumlah situs yang dianggap mengancam kestabilan negara. Tahun lalu, Schmidt mengunjungi Myanmar terkait kebebasan internet.




TERBARU

[X]
×