kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Google merayu Kuba


Senin, 30 Juni 2014 / 09:31 WIB
Google merayu Kuba
ILUSTRASI. Tumis Tauge Tahu Kuning yang simpel dan praktis cocok jadi inspirasi Moms untuk disajikan kepada keluarga (Youtube/Rudy dan sahabat tv)


Sumber: Reuters | Editor: Dessy Rosalina

HAVANA. Sejumlah petinggi Google Inc mengunjungi Havana, Kuba selama dua hari. Kunjungan raksasa teknologi itu tak lain untuk merayu pemerintah komunis agar menyepakati akses internet bebas.

Mengutip Reuters, tim Google yang dipimpin Eric Schmidt, Executive Chairman Google, bertemu dengan para pemimpin pemerintahan Kuba. Pertemuan yang berlangsung akhir pekan lalu itu membicarakan tentang kebebasan dalam menggunakan internet dan teknologi.

Asal tahu saja, Kuba menerapkan praktik internet terbatas. Saat ini, hanya ada sekitar 2,6 juta warga Kuba dari total populasi 11,2 juta yang memiliki akses terhadap internet. Peselancar di dunia maya pun hanya terbatas pada kalangan pemerintahan, perusahaan asing dan hotel.

Pemerintah Kuba memantau ketat aliran informasi. Kuba juga memblokir sejumlah situs yang dianggap mengancam kestabilan negara. Tahun lalu, Schmidt mengunjungi Myanmar terkait kebebasan internet.




TERBARU

[X]
×