Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Grab Holdings kembali mempertegas arah ekspansi bisnisnya di luar layanan transportasi dan pesan-antar. Perusahaan teknologi asal Singapura ini mengumumkan telah mengakuisisi Infermove, pengembang solusi robotika berbasis kecerdasan buatan (AI) asal China, untuk memperkuat kapabilitas logistik, khususnya di segmen pengiriman di tahap awal dan tahap akhir atau first-mile dan last-mile.
Langkah ini menegaskan ambisi Grab untuk meningkatkan efisiensi operasional di tengah persaingan ketat industri logistik dan layanan pengantaran di Asia Tenggara. “Kami terus mencari cara baru untuk menjembatani dunia online dan offline yang lebih cerdas,” kata Grab kepada Reuters.
Manajemen Grab menyebut, pengembangan teknologi Infermove akan dipusatkan di Singapura dan diintegrasikan dengan ekosistem layanan Grab yang sudah ada. Strategi ini sekaligus mencerminkan upaya Grab menjembatani layanan digital dan aktivitas fisik secara lebih efisien melalui otomatisasi.
Baca Juga: Sejarah Greenland sebagai Wilayah Denmark dan Alasan Trump Ingin Menguasainya
Grab menambahkan, tim internal akan mengkaji pemanfaatan robot otonom Infermove untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas layanan bagi pelanggan dan mitra pengemudi maupun merchant.
Meski demikian, Grab tidak mengungkapkan nilai transaksi akuisisi tersebut. Bagi investor, langkah ini bisa dibaca sebagai sinyal bahwa Grab mulai lebih agresif membangun keunggulan teknologi untuk menekan biaya dan meningkatkan margin di bisnis logistik, yang selama ini masih menjadi salah satu tantangan utama profitabilitas perusahaan.
Baca Juga: Goldman Sachs Pimpin Merger dan Akuisisi Global 2025, Didukung Transaksi Jumbo













